Bekali Calon Pekerja Migran dengan Bela Negara

Minggu, 08 November 2020 - 06:05 WIB
loading...
Bekali Calon Pekerja...
Indonesia sebagai negara pemasok pekerja migran terbesar di Asia dinilai harus mulai waspada dengan ideologi terorisme. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Indonesia sebagai negara pemasok pekerja migran terbesar di Asia dinilai harus mulai waspada dengan ideologi terorisme.Oleh karena itu, pembekalan terkait bela negara bagi para calon pekerja migran Indonesia (PMI) menjadi hal penting.

Kemnaker dengan menggandeng Kementrian Pertahanan untuk menyiapkan kurikulum bela negara yang akan masuk dalam bahan pelatihan bagi calon PMI sebelum berangkat ke luar negeri.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah baru baru ini. "Saya harus bergerak cepat, melakukan koordinasi dan memutuskan untuk memberikan wawasan kebangsaan dan ideologi kepada para pekerja migran sebelum berangkat ke luar negeri," katanya. (Baca juga: Pengamat Imbau Anak Muda Berpolitik dengan Cerdas dan Akal Sehat)

Seperti diketahui, pada tahun 2008 silam ada seorang PMI berinisial AH dideportasi dari Korea Selatan karena dicuriga menjadi simpatisan kelompok ISIS.

Di bagian lain, Kemnaker juga mengingatkan penempatan calon PMI juga harus sesuai nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, penting bagi para calon PMI untuk melewati jalur prosedural yang disediakan oleh kemnaker. (Baca juga: Ini 10 Provinsi dengan Penambahan Covid-19 di Atas 100 Kasus )

Kemnaker hingga saat ini sudah mengupayakan sosialisasi di desa-desa untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya bekerja di luar negri melalui jalur prosedural.

Menurut Kemnaker, jangan sampai peristiwa kelam di Malaysia pada 2011 kembali terjadi. Ketika itu ada PMI meninggal kelaparan karena sengaja tidak diberikan makan oleh majikannya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
Mendobrak Batas: 36...
Mendobrak Batas: 36 Profesi Buktikan Tunanetra Mampu Taklukkan Sektor Formal
Buruh Masih Hidup di...
Buruh Masih Hidup di Era VOC, PDIP: Karena UU Ketenagakerjaan Belum Disahkan
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kisah Deni Maulana,...
Kisah Deni Maulana, Anak PMI Yordania yang Sukses Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM
UBM Bahas Tren Tenaga...
UBM Bahas Tren Tenaga Kerja Pariwisata Global di Studium Generale 2026
Rekomendasi
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, 40.902 Guru Lolos
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Berita Terkini
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved