WHO Prediksi Corona Berlangsung Lama, PB IDI: Vaksinasi Jadi Harapan

Sabtu, 07 November 2020 - 14:30 WIB
loading...
WHO Prediksi Corona...
Ketua PB IDI dr Daeng M Faqih mengungkapkan, dari prediksi World Health Organization bahwa pandemi akan berlangsung lama bahkan diprediksi hingga akhir 2021. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Persatuan Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Daeng M Faqih mengungkapkan, dari prediksi World Health Organization bahwa pandemi akan berlangsung lama bahkan diprediksi hingga akhir 2021.

(Baca juga: Menristek Siapkan Rp300 Miliar untuk Uji Klinis Vaksin Merah Putih)

"Kita melihat, bahkan WHO pun memprediksi memang Covid ini akan berlangsung lama. Mungkin akhir, sampai akhir 2021, kalau bisa cepat gitu," ungkap Daeng dalam diskusi Kupas Tuntas Seputar Vaksin dan Imunisasi di Adaptasi Kebiasaan Baru secara virtual, Sabtu (7/11/2020).

(Baca juga: Masuk Zona Resesi, Indonesia Optimis Ekonomi Segera Bangkit)

Daeng mengatakan, harapan untuk memutus rantai penularan Covid-19 (virus Corona) saat ini selain menjalankan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun) adalah vaksinasi.

"Memang 3M juga untuk membantu dalam rangka memutus rantai penularan mungkin bukan 100%. Tapi, harapan-harapan kita adalah dengan vaksinasi itu untuk memutus rantai penularan," ucapnya.

Apalagi kata Daeng, dari sejarah vaksinasi telah efektif dan strategis untuk memutus rantai penularan suatu penyakit. "Kita sudah tahu dari dari sejarah, vaksinasi itu adalah upaya yang sangat efektif dan strategis untuk memutus rantai penularan," jelasnya

Daeng pun menceritakan bahwa generasi saat ini secara historis juga diselamatkan dari berbagai penyakit seperti difteri, cacar, hepatitis, polio karena vaksinasi.

"Secara historis, secara sejarah barangkali kita yang sekarang hidup di zaman sekarang ini, secara historis mungkin adalah generasi-generasi yang diselamatkan, mungkin kita adalah generasi yang diselamatkan oleh vaksin," ungkap Daeng.

"Kita tahu kita selalu dikasih vaksinasi dasar biasanya oleh pemerintah ya di program vaksinasi seperti Polio, Difteri, Campak, BCG, tetanus, untuk hepatitis, itu sebenarnya dalam rangka untuk menyelamatkan anak-anak bangsa yang lahir. Dan kemungkinan kita juga termasuk di situ. Saya masih ingat tuh di kasih suntikan cacar supaya kita tidak gampang tertular oleh penyakit penyakit yang membahayakan dan mematikan atau membuat cacar," papar Daeng.

Sejarah ini, tegas Daeng sudah membuktikan bahwa vaksinasi bisa melindungi generasi yang akan datang karena memberikan pencegahan dengan memunculkan imun dan antibodi di dalam tubuh.

"Sudah kita mengetahui semua. Apalagi kita sebagai tenaga medis dan tenaga kesehatan. Kita sudah tahu betul bahwa vaksin itu adalah salah satu metode dalam modalitas di pelayanan kesehatan. Modalitas untuk apa? Untuk memberikan pencegahan dengan memunculkan imun atau antibodi di dalam tubuh kita," lanjut Daeng.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum IDI Dorong Peningkatan...
Ketum IDI Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Kepala BPOM Beberkan...
Kepala BPOM Beberkan Capaian WHO Listed Authority di National University of Singapore
Prabowo Dukung Penuh...
Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
Dubes Kehormatan WHO...
Dubes Kehormatan WHO Yohei Sasakawa Minta Penderita Kusta Tak Didiskriminasi
BPOM Resmi Ditetapkan...
BPOM Resmi Ditetapkan sebagai Otoritas Terdaftar WHO
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Rahasia Diet Ery Makmur...
Rahasia Diet Ery Makmur Turun 30 Kg dalam 10 Bulan, Ternyata Ini Kuncinya!
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Berita Terkini
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Infografis
Metode Wolbachia Jadi...
Metode Wolbachia Jadi Harapan Baru Dunia Bebas dari DBD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved