Dituntut Tiga Tahun Penjara, Fadli Zon: Jerinx Harusnya Bebas
Rabu, 04 November 2020 - 13:32 WIB
loading...
I Gede Ari Astina atau Jerinx dituntut tiga tahun penjara dan denda Rp10 Juta subsider tiga bulan kurungan. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon angkat bicara menyikapi Jerinx yang dituntut pidana penjara tiga tahun dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali dan ujaran kebencian. Selain tiga tahun penjara, pria bernama lengkap I Gede Ari Astina itu dituntut denda Rp10 Juta subsider tiga bulan kurungan.
"Demokrasi kita sudah benar-benar mundur jauh. Apa yang dikatakan Jerinx masih dalam koridor kebebasan berpendapat, walaupun saya tak setuju dengan pendapatnya," kata Fadli Zon di akun Twitternya, @fadlizon yang dikutip SINDOnews, Rabu (4/11/2020).(Baca juga: Dituntut 3 Tahun, Jaksa Sebut Perbuatan Jerinx Lukai Perasaan Dokter Seluruh Indonesia )
Mantan wakil ketua DPR RI ini pun menilai drummer band Superman is Dead (SID) itu seharusnya bebas dari jeratan kasus "IDI Kacung WHO" itu. "Jerinx harusnya bebas jika kita masih berdemokrasi. Mari kembali pada semangat konstitusi tentang kebebasan menyatakan pendapat itu," tutur Fadli Zon.
Sekadar diketahui, usai mengikuti sidang tuntutannya di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa 3 November 2020, Jerinx meluapkan kekesalannya. Kepada awak media, Jerinx mempertanyakan siapa yang ingin memenjarakannya.
Sebab, kata Jerinx, IDI Pusat dan IDI Bali tidak ingin memenjarakannya. Dirinya pun menantang pihak yang ingin memenjarakannya itu datang ke persidangannya. (Baca juga: Saksi di Sidang Jerinx SID Menangis, Sebut Kehilangan Bayi Akibat Rapid Test )
"Demokrasi kita sudah benar-benar mundur jauh. Apa yang dikatakan Jerinx masih dalam koridor kebebasan berpendapat, walaupun saya tak setuju dengan pendapatnya," kata Fadli Zon di akun Twitternya, @fadlizon yang dikutip SINDOnews, Rabu (4/11/2020).(Baca juga: Dituntut 3 Tahun, Jaksa Sebut Perbuatan Jerinx Lukai Perasaan Dokter Seluruh Indonesia )
Mantan wakil ketua DPR RI ini pun menilai drummer band Superman is Dead (SID) itu seharusnya bebas dari jeratan kasus "IDI Kacung WHO" itu. "Jerinx harusnya bebas jika kita masih berdemokrasi. Mari kembali pada semangat konstitusi tentang kebebasan menyatakan pendapat itu," tutur Fadli Zon.
Sekadar diketahui, usai mengikuti sidang tuntutannya di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa 3 November 2020, Jerinx meluapkan kekesalannya. Kepada awak media, Jerinx mempertanyakan siapa yang ingin memenjarakannya.
Sebab, kata Jerinx, IDI Pusat dan IDI Bali tidak ingin memenjarakannya. Dirinya pun menantang pihak yang ingin memenjarakannya itu datang ke persidangannya. (Baca juga: Saksi di Sidang Jerinx SID Menangis, Sebut Kehilangan Bayi Akibat Rapid Test )
(abd)
Lihat Juga :