Tengku Zulkarnain Rela Stop Makan Nasi jika Beras Diimpor dari Prancis

Selasa, 03 November 2020 - 08:40 WIB
loading...
Tengku Zulkarnain Rela...
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Aksi demonstrasi menentang Presiden Prancis Emmanuel Macron atas pernyataannya yang dinilai melecehkan Islam terus meluas.

Kemarin, aksi demonstrasi besar sejumlah organisasi Islam terjadi di depan Kedutaan Besar Prancis di Jakarta. Seiring dengan itu, seruan untuk memboikot produk Prancis juga muncul di mana-mana. (Baca juga : 3 Akhlak Mulia yang Dapat Mengantarkan Seseorang ke Surga )

Menanggapi peristiwa ini, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain juga menyatakan sikapnya. Dia menegaskan siap berhenti untuk makan nasi seandainya berhas hanya diimpor dari Prancis.

(Baca juga : Syaikh Ali Jaber: Hikmah Dibalik Prancis Insya Allah Jutaan Orang Akan Bersyahadat )

Menurut dia, sikap tersebut untuk menujukkan sikap protesnya atas penghinan yang dilakukan Presiden Prancis terhadap Nabi dan Islam.

"Seandainya beras hanya diimpor dari Prancis saja karena tidak ada dari negara lain. Saya lebih memilih makan tiwul dan berhenti makan nasi, demi menunjukkan protes saya atas penghinaan yg telah dilakukan Macron pada nabi dan agama kami," kata pria yang biasa disapa Ustaz Tengku Zul ini melalui akun Twitternya, @ustadtengkuzul, Selasa (3/11/2020).(Baca juga: Kecam Pernyataan Emmanuel Macron, PA 212 Titip Surat Habib Rizieq ke Kedubes Prancis )

Sebelumnya, aksi demonstrasi mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron masih berlangsung di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 2 November 2020. Massa menyerukan agar umat Islam Indonesia memboikot produk Prancis.

Massa yang berasal dari Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan eksponen lain menyerukan agar memboikot produk buatan Prancis yang ada di Indonesia.

"Boikot produk Prancis," seru salah satu orator dari atas mobil komando.(Baca juga: Punya Hubungan Baik, Jokowi Diharapkan Hubungi Macron Agar Minta Maaf )

Sementara itu, orator lainnya mengatakan pernyataan Macron merupakan cermin kepanikan Prancis atas masifnya dakwah Islam di penjuru dunia. Karena itulah, agama Islam dideskreditkan.

"Pernyataan Macron merupakan bentuk kepanikan," tegas orator tersebut.

(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Pertemuan Istana Elysee,...
Pertemuan Istana Elysee, Denny JA: Macron-Prabowo Arsitek Poros Baru Negara Menengah
Prabowo Kunjungi Perancis,...
Prabowo Kunjungi Perancis, Gerindra: Bukti Nyata Politik Bebas-Aktif yang Berwibawa
Indonesia-Prancis Bakal...
Indonesia-Prancis Bakal Latihan Militer Gabungan Misi Pegasus pada September 2026
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Indonesia dan Prancis...
Indonesia dan Prancis Perkuat Kemitraan Strategis Energi hingga Pendidikan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
Rekomendasi
Ronaldo Ngambek Ditanya...
Ronaldo Ngambek Ditanya Soal Messi: Saya Tak Peduli dengan Orang Lain
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Berita Terkini
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara,...
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara, KPK Jebloskan Noel ke Lapas Sukamiskin
Mau Ikut Pilih Logo...
Mau Ikut Pilih Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI? Begini Caranya
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved