Hari Santri, BPIP Dorong Kemajemukan dan Bangun Kemandirian Bangsa

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Rohaniwan Katolik itu menyebut nilai-nilai tersebut secara tidak langsung merupakan pengamalan Pancasila yang penting untuk membentuk karakter anak sebagai bekal untuk menghadapi permasalahan di masyarakat dan di era globalisasi. Metode-metode pengajaran pada setiap pesantren memiliki ciri khas masing-masing untuk mencapai target pembentukan karakter para santri atau peserta didik.

"Karena itu, peringatan Hari Santri ini harus menjadi momentum bagi bangsa dan negara untuk membangkitkan kembali dan sebagai bentuk kontribusi bagi para santri agar mampu bersaing dalam era global," kata Romo Benny.

Ia menegaskan, kemampuan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, komunikasi amat penting bagi pendidikan pondok pesantren saat ini. Pendidikan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ilmu terhadap semua siswa atau mereka yang membutuhkannya.

"Dengan menguasai teknologi komunikasi dan informasi para santri dapat mendapatkan pemahaman dan materi pendidikan yang luas bahkan dari seluruh penjuru dunia. Jika komunikasi, informasi, dan segala aspek digitalisasi ini dikuasai oleh para santri, diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi kemajuan bangsa ini dalam menjaga kemajemukan dan membangun nilai kemandirian bangsa," terangnya.

Benny berharap pemerintah terus berkontribusi meningkatkan kualitas para santri untuk masuk dalam era digital melalui pemenuhan sarana maupun prasarana yang memadai. Apalagi, saat ini banyak kisah sukses inovasi yang dilakukan oleh para santri dalam kegiatan wirausaha dan lainnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Din Syamsuddin Desak...
Din Syamsuddin Desak Polisi Hentikan Laporan ke JK Kasus Dugaan Penistaan Agama
Stafsus Menag Dialog...
Stafsus Menag Dialog dengan Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara, Jamin Hak Beribadah
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Rekomendasi
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Berita Terkini
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved