Saat Pandemi Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran Tetap Jaga Kebersihan dan Keindahan

Rabu, 21 Oktober 2020 - 17:00 WIB
loading...
Saat Pandemi Pusat Pengelolaan...
PPK Kemayoran merupakan satuan kerja di bawah Kementerian Sekretariat Negara saat pandemi COVID-19 tetap melakukan penataan dan pemeliharaan lingkungan di kawasan seluas 454 hektare bekas bandara internasional Kemayoran. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran merupakan satuan kerja di bawah Kementerian Sekretariat Negara saat pandemi COVID-19 tetap melakukan penataan dan pemeliharaan lingkungan di kawasan seluas 454 hektare bekas bandara internasional Kemayoran. Melalui Tim Swakelola Tata Hijau dan Kebersihan, kegiatan perawatan dan pembersihan rutin tetap dilaksanakan.

Tidak hanya kebersihan dan perawatan saja, pemangkasan pohon, pembibitan hingga pengurangan sampah juga dilakukan dengan memanfaatkan bahan daur ulang untuk fasilitas taman dan jalur hijau yang ada di Kemayoran. Kegiatan ini merupakan hasil kerja tim swakelola dalam menciptakan kawasan Kemayoran yang sejuk dan bersih. (Baca juga: Siapkan Ketahanan Pangan, Warga Kemayoran Bentuk Kebun Bhineka RW 06)

Kepala Divisi Manajemen Pemeliharaan Lingkungan PPK Kemayoran, Ahmad Suryadi mengatakan selama bekerja Tim Swakelola Tata Hijau dan Kebersihan PPK Kemayoran diwajibkan menerapkan protokol kebersihan seperti rajin mencuci tangan dan menggunakan masker.

Selain itu PPK Kemayoran juga aktif mengontrol dan mengingatkan agar para pekerja menghindari keramaian, aktif mengecek suhu tubuh serta tidak bekerja saat sakit. Tidak hanya itu, PPK Kemayoran juga membagikan masker kain kepada para pekerja dan hand sanitizer.

“Harapannya saat ini agar Tim Swakelola Tata Hijau dan Kebersihan tetap semangat bekerja di masa pandemi. Cara yang bisa kami lakukan adalah kita hadir mendampingi mereka dan memberikan arahan serta perlindungan supaya mereka merasa aman dan semangat dalam bekerja,” ujar A Suryadi dalam pesannya, Rabu (21/10/2020).

Sementara inovasi terus dilakukan dalam rangka menjadikan kawasan Kemayoran menjadi lebih nyaman dan asri. Salah satu upaya yang saat ini dilakukan adalah dengan memanfaatkan lahan kosong dengan melakukan penanaman. (Baca juga: Cerita Kapolsek Kemayoran Traktir Demonstran Gorengan saat Aksi 2010)

"Selain itu tujuan dari upaya ini dilakukan adalah untuk membangkitkan semangat Tim Swakelola Tata Hijau dan Kebersihan untuk berlomba menjadikan kawasan Kemayoran menjadi lebih indah," katanya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Buka Suara soal...
Yusril Buka Suara soal Kasus Pedagang Es Gabus Difitnah Polisi-Tentara di Kemayoran
Soal Perkembangan Rumah...
Soal Perkembangan Rumah Pensiun, Jokowi: Tanyakan ke Sekretariat Negara
PPK Kemayoran Dipilih...
PPK Kemayoran Dipilih Jadi Tempat Perayaan Gema Waisak Pindapata Nasional 2025
Peringati HUT ke-53...
Peringati HUT ke-53 Korpri, Wamen Setneg Ajak Seluruh Pegawai Tingkatkan Prestasi
Jokowi: Nama Capim dan...
Jokowi: Nama Capim dan Cadewas KPK Masih Tunggu Administrasi Selesai
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
Rekomendasi
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved