Forum Guyub Rukun Jawa Tengah Gaungkan Aksi Cinta Damai
Rabu, 21 Oktober 2020 - 21:01 WIB
loading...
Forum Guyub Rukun Jawa Tengah menggelar aksi cinta damai dan tak mudah terprovokasi di depan Kantor Gubernuran dan DPRD Jateng. FOTO : Istimewa.
A
A
A
SEMARANG - Gelombang aksi damai menolak demo anarkis di Kota Semarang terus berlanjut. Kali ini dilakukan masyarakat yang tergabung dalam Forum Guyub Rukun Jawa Tengah.
Dalam aksi yang digelar di depan kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Jateng, Rabu (21/10/2020), mereka menegaskan bahwa warga Jateng sejatinya cinta damai dan tak mudah terprovokasi.
Aksi dimeriahkan grup musik angklung dan biduan yang menyanyikan sejumlah lagu dangdut. Peserta aksi juga membawa spanduk besar bertuliskan “Jateng Wargane Sellow Ndaa”, “Rasah Mangkat Nek Rak Manfaat”, “Cinta Jateng Sampai Izroil Memanggil” hingga “Jateng!!! Anti Rusuh”.
"Kami dari forum guyub rukun Jawa Tengah, menggelar aksi. Aksi kita ini aksi damai, bahkan sangat damai dan menghibur,” ujar Prayitno, koordinator lapangan(korlap) saat berorasi.
Prayitno menegaskan, sebagai warga Jateng seluruh komponen harus terlibat menjaga kedamaiannya. Terutama agar Jateng tidak sampai porak-poranda. “Silakan panjenengan semua mengutarakan pendapat atau pun keinginan. Namun, harus dengan cara-cara yang santun. Kita harus bisa ciptakan Jateng ini yang damai, aman, nyaman! setuju?! Hidup Jateng,” teriaknya.
Dalam aksi yang digelar di depan kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Jateng, Rabu (21/10/2020), mereka menegaskan bahwa warga Jateng sejatinya cinta damai dan tak mudah terprovokasi.
Aksi dimeriahkan grup musik angklung dan biduan yang menyanyikan sejumlah lagu dangdut. Peserta aksi juga membawa spanduk besar bertuliskan “Jateng Wargane Sellow Ndaa”, “Rasah Mangkat Nek Rak Manfaat”, “Cinta Jateng Sampai Izroil Memanggil” hingga “Jateng!!! Anti Rusuh”.
"Kami dari forum guyub rukun Jawa Tengah, menggelar aksi. Aksi kita ini aksi damai, bahkan sangat damai dan menghibur,” ujar Prayitno, koordinator lapangan(korlap) saat berorasi.
Prayitno menegaskan, sebagai warga Jateng seluruh komponen harus terlibat menjaga kedamaiannya. Terutama agar Jateng tidak sampai porak-poranda. “Silakan panjenengan semua mengutarakan pendapat atau pun keinginan. Namun, harus dengan cara-cara yang santun. Kita harus bisa ciptakan Jateng ini yang damai, aman, nyaman! setuju?! Hidup Jateng,” teriaknya.
Lihat Juga :