Pandemi Tak Menghalangi Siswa Indonesia Berprestasi di Tingkat Dunia
Senin, 19 Oktober 2020 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah Situasi pandemi ternyata tidak menurunkan semangat anak bangsa untuk mengukir prestasi di kancah internasional . Baru-baru ini, siswa kelas 12 Sekolah Kristen IPEKA BSD, Stanve Avrilium Widjaja meraih prestasi membanggakan setelah sukses meraih medali emas masing-masing di ajang International Mathematical Olympiad (IMO) 2020 dan di Tuymaada International Olympiad (Tuymaada) 2020.
Baca Juga: Pelajar Jateng Juarai FLS2N 2020, Jabar Posisi Runner Up
IMO 2020 diikuti oleh 616 orang peserta dari 105 negara, diantaranya yang menjadi kompetitor terberat yaitu China, Rusia, dan Amerika Serikat. Sedangkan Tuymaada 2020 diikuti oleh 151 peserta dari 7 negara diantaranya Rusia, Kazakhstan, dan Iran.
Bagi Stanve, inilah kali pertama dirinya mengikuti ajang IMO dan Tuymaada, Di penampilan perdananya ini, Stanve berhasil meraih Gold Medal di ajang IMO. Sementara di ajang Tuymaada, Stanve juga berhasil menyabet Gold Medal dan Absolute Winner.
Baca juga: Sabina Octaria Siregar, Siswa SMAN 8 Jakarta Juara Matematika SSO 2020
Lazimnya, bagi peserta dari negara lain, mereka telah mengikuti perlombaan tersebut selama dua atau bahkan tiga kali sebelum berhasil mendapatkan Gold Medal, sehingga pengalaman dan mental mereka sudah terbentuk secara lebih matang.
Pada IMO 2020 yang merupakan olimpiade matematika paling bergengsi di dunia, Stanve berhasil meraih Gold Medal sekaligus menempati peringkat 22 dunia atau yang terbaik dari seluruh peserta asal Indonesia. Sedangkan di Tuymaada 2020, dari 21 peserta Indonesia hanya Stanve yang berhasil meraih emas. Stanve juga mendapat predikat Perfect Scorer sekaligus Absolute Winner atau Champion (peringkat pertama).
Menjadi Inspirasi
International Mathematical Olympiad (IMO) adalah ajang l omba matematika internasional tahunan bagi siswa setingkat SMA. IMO merupakan olimpiade sains internasional tertua yang pertama kali diadakan pada 1959. Pada tahun 2020 ini, perhelatan IMO diadakan dari 20 hingga 28 September 2020 secara daring. Mekanismenya, peserta akan diawasi oleh kamera secara daring dan didampingi oleh pengawas profesional dan berpengalaman.
Baca Juga: Pelajar Jateng Juarai FLS2N 2020, Jabar Posisi Runner Up
IMO 2020 diikuti oleh 616 orang peserta dari 105 negara, diantaranya yang menjadi kompetitor terberat yaitu China, Rusia, dan Amerika Serikat. Sedangkan Tuymaada 2020 diikuti oleh 151 peserta dari 7 negara diantaranya Rusia, Kazakhstan, dan Iran.
Bagi Stanve, inilah kali pertama dirinya mengikuti ajang IMO dan Tuymaada, Di penampilan perdananya ini, Stanve berhasil meraih Gold Medal di ajang IMO. Sementara di ajang Tuymaada, Stanve juga berhasil menyabet Gold Medal dan Absolute Winner.
Baca juga: Sabina Octaria Siregar, Siswa SMAN 8 Jakarta Juara Matematika SSO 2020
Lazimnya, bagi peserta dari negara lain, mereka telah mengikuti perlombaan tersebut selama dua atau bahkan tiga kali sebelum berhasil mendapatkan Gold Medal, sehingga pengalaman dan mental mereka sudah terbentuk secara lebih matang.
Pada IMO 2020 yang merupakan olimpiade matematika paling bergengsi di dunia, Stanve berhasil meraih Gold Medal sekaligus menempati peringkat 22 dunia atau yang terbaik dari seluruh peserta asal Indonesia. Sedangkan di Tuymaada 2020, dari 21 peserta Indonesia hanya Stanve yang berhasil meraih emas. Stanve juga mendapat predikat Perfect Scorer sekaligus Absolute Winner atau Champion (peringkat pertama).
Menjadi Inspirasi
International Mathematical Olympiad (IMO) adalah ajang l omba matematika internasional tahunan bagi siswa setingkat SMA. IMO merupakan olimpiade sains internasional tertua yang pertama kali diadakan pada 1959. Pada tahun 2020 ini, perhelatan IMO diadakan dari 20 hingga 28 September 2020 secara daring. Mekanismenya, peserta akan diawasi oleh kamera secara daring dan didampingi oleh pengawas profesional dan berpengalaman.
Lihat Juga :