Sandi Nilai Krisis Akibat Pandemi Pengaruhi Psikologi Masyarakat
Minggu, 11 Oktober 2020 - 17:56 WIB
loading...
A
A
A
"Misalnya teman-teman saya ada yang beralih masuk ke indsutri kesehatan, masuk ke industri digital, ini adalah faktor adaptasi," jelasnya.
Dalam kondisi di tengah pandemi ini, Sandi mendorong masyarakat saling menguatkan untuk bertahan hidup melalui ekosistem.
"Jadi karena kita bersama-sama itu ada kekuatan dalam jumlah. Jadi semakin banyak yang dalam kesulitan bersama-sama, mereka akhirnya bisa merasionalosasi posisi mereka. Kuncinya menurut saya adalah membangun optimisme, dan disinilah peran kolaborasi kita semua ini," tuturnya.
"Bentuk-bentuk kolaborasi kita yang pada ujungnya kita berharap kita bisa membangun optimisme. Karena harapan itu adalah satu komoditas yang lebih kuat daripada vaksin menurut saya. Begiti harapan ada kita jadi bersemangat, imunitas meningkat, dan kita bisa berkegiatan," jelas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.
Dalam kondisi di tengah pandemi ini, Sandi mendorong masyarakat saling menguatkan untuk bertahan hidup melalui ekosistem.
"Jadi karena kita bersama-sama itu ada kekuatan dalam jumlah. Jadi semakin banyak yang dalam kesulitan bersama-sama, mereka akhirnya bisa merasionalosasi posisi mereka. Kuncinya menurut saya adalah membangun optimisme, dan disinilah peran kolaborasi kita semua ini," tuturnya.
"Bentuk-bentuk kolaborasi kita yang pada ujungnya kita berharap kita bisa membangun optimisme. Karena harapan itu adalah satu komoditas yang lebih kuat daripada vaksin menurut saya. Begiti harapan ada kita jadi bersemangat, imunitas meningkat, dan kita bisa berkegiatan," jelas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.
(maf)
Lihat Juga :