Vaksin Itu Aman, Masyarakat Jangan Percaya Hoax

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 10:59 WIB
loading...
Vaksin Itu Aman, Masyarakat...
Vaksin Itu Aman, Masyarakat Jangan Percaya Hoax
A A A
Pemberian vaksin melalui kegiatan vaksinasi, baik melalui cara disuntikkan ataupun diteteskan ke dalam mulut, bertujuan untuk melakukan pembentukan antibodi dalam tubuh atau proses imunisasi yang akan berperan efektif dalam pencegahan penyakit tertentu guna melindungi diri terhadap resiko fatalitas maupun penularan penyakit. Banyak mitos dan hoaks tentang vaksin dan masyarakat perlu informasi yang tepat dan akurat agar dapar memiliki pemahaman yang benar dan mendorong sikap masyarakat agar tidak takut vaksin.

Dokter Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Satgas Covid-19 menyatakan. “Jika masyarakat melakukan vaksinasi, tidak saja memberikan perlindungan bagi orang yang diimunisasi, tetapi juga bagi lingkungannya, terutama karena ini membantu mengurangi penyebaran penyakit. Semakin banyak orang yang divaksinasi maka penyebaran penyakitnya akan semakin sedikit”. Hal ini disampaikan secara virtual dalam acara Dialog Produktif yang dilaksanakan di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) pada Kamis (8/10/2020).

Dokter Reisa memberikan penjelasan bahwa vaksin adalah alat untuk membentuk antibodi dalam melawan penyakit tertentu. Sedangkan Vaksinasi adalah proses pemberian vaksin, sementara imunisasi adalah proses di dalam tubuh yang merupakan hasil dari vaksinasi. Proses pembuatan vaksin sendiri selalu dilakukan melalui berbagai tahapan yang panjang, sampai akhirnya vaksin dapat diproduksi dan didistribusikan ke masyarakat.

“Vaksin didapat melalui berbagai teknik sesuai dengan jenis vaksin yang hendak dihasilkan, prosesnya panjang, bertahap, harus memenuhi prosedur yang ketat hingga dapat diproduksi serta didistribusikan ke masyarakat, ini untuk memastikan bahwa vaksin aman dan efektif untuk digunakan”, disampaikan oleh dokter Reisa.

Dalam melakukan edukasi mengenai vaksin ada dua tantangan yang sering dihadapi yaitu mitos dan hoaks soal vaksin, seringkali dipercaya dan menutupi fakta sebenarnya mengenai vaksin itu sendiri. Mitos dan hoaks ini seringkali muncul dan menjadi pembicaraan di ruang-ruang digital seperti media sosial dan grup percakapan Aplikasi tertentu.

Prof. Henri Subiakto, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan ."Hoaks merupakan persoalan yang serius, termasuk juga infodemic atau informasi seputar pandemi yang sudah diselewengkan, dan jumlahnya banyak. Ini dapat menyebabkan ketidakpercayaan”.

Lebih jauh dijelaskannya ,”Seringkali orang bertanya bukan kepada ahlinya, tetapi malah mencari info sendiri atau bertanya kepada sumber yang tidak jelas. Kita seharusnya bersikap skeptis, kritis dan selalu melakukan cek dan re-cek, selalu lakukan konfirmasi tanyakan pada ahlinya, kalau penyakit maka ahlinya ya dokter”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved