Keluarga Jadi Kunci Pencegahan COVID-19
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
“Begitu reaktif hasil tesnya pertama kali memisahkan diri dengan anak. Saya isolasi mandiri meski hasilnya belum keluar,” ungkap akuntan yang bekerja di anak usaha perusahaan BUMN ini.
Lita, panggilan akrabnya, mengungkapkan dirinya -!melalui sang suami - langsung menginformasikan ke pengurus RT dan RW setempat mengenai status dirinya sebagai orang tanpa gejala (OTG). Informasi tersebut oleh pengurus warga diteruskan ke puskesmas.
Ia menceritakan para pasien Covid-19 ini berharap dukungan keluarga dekat dan lingkungan tempat tinggal untuk mendongkrak semangatnya. Terutama, kata Lita, saat OTG ini sembuh dan kembali ke masyarakat tidak mendapatkan perlakuan yang kurang tepat.
“Ini bukan aib. Nggak ada yang mau kena coronavirus (Covid-19). Tolong bagi orang yang belum terbuka, pasien positif Covid-19 itu masih bisa sembuh,” jelas perempuan asal Bali ini.
Lita, panggilan akrabnya, mengungkapkan dirinya -!melalui sang suami - langsung menginformasikan ke pengurus RT dan RW setempat mengenai status dirinya sebagai orang tanpa gejala (OTG). Informasi tersebut oleh pengurus warga diteruskan ke puskesmas.
Ia menceritakan para pasien Covid-19 ini berharap dukungan keluarga dekat dan lingkungan tempat tinggal untuk mendongkrak semangatnya. Terutama, kata Lita, saat OTG ini sembuh dan kembali ke masyarakat tidak mendapatkan perlakuan yang kurang tepat.
“Ini bukan aib. Nggak ada yang mau kena coronavirus (Covid-19). Tolong bagi orang yang belum terbuka, pasien positif Covid-19 itu masih bisa sembuh,” jelas perempuan asal Bali ini.
(atk)