Informasi Bohong Tentang COVID-19 Membuat Masyarakat Tidak Percaya Dokter dan RS
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 08:32 WIB
loading...
A
A
A
Informasi bohong semakin mudah tersebar dengan adanya medsos dan aplikasi pesan singkat di gawai. Beragam informasi silih berganti mengisi medsos tanpa ada sumber atau penanggung jawabmya. Sayangnya, masih ada orang yang mudah percaya atas informasi yang belum tentu kebenarannya.
Henri menjelaskan manusia berperilaku dan berpendapat dasarnya bukan realitas, tetapi apa yang dibayangkan tentang realitas. Dia menambahkangatakan orang yang membayangkan vaksin berasal dari sesuatu yang haram nantinya tidak akan mau menggunakannya. (Baca juga: Cegah Informasi Bohong, Intensifkan Edukasi Covid-19)
“Karena (dia) sudah membayangkan dari yang haram. Akan tetapi, kalau dia tahu itu dari penyakit atau kuman yang dilemahkan. Kuman tidak ada hubungannya dengan halal atau haram, dia akan terbuka (mau divaksin),” pungkasnya.
Henri menjelaskan manusia berperilaku dan berpendapat dasarnya bukan realitas, tetapi apa yang dibayangkan tentang realitas. Dia menambahkangatakan orang yang membayangkan vaksin berasal dari sesuatu yang haram nantinya tidak akan mau menggunakannya. (Baca juga: Cegah Informasi Bohong, Intensifkan Edukasi Covid-19)
“Karena (dia) sudah membayangkan dari yang haram. Akan tetapi, kalau dia tahu itu dari penyakit atau kuman yang dilemahkan. Kuman tidak ada hubungannya dengan halal atau haram, dia akan terbuka (mau divaksin),” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :