Desy Ratnasari dan Eko Patrio Pimpin DPW PAN Bukan karena Keartisannya
Kamis, 08 Oktober 2020 - 17:40 WIB
loading...
Desy Ratnasari dan Eko Patrio. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Dua politikus berlatar belakang artis, Desy Ratnasari dan Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dipercaya Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Juru Bicara (Jubir) PAN Viva Yoga Mauladi menyebut keduanya dipilih bukan karena keartisannya.
"DPP PAN memilih mereka sebagai ketua DPW bukan karena keartisannya, tetapi mereka adalah masuk kategori kader terbaik partai, memiliki kapasitas, kompetensi, serta mempunyai ghirah perjuangan untuk membesarkan partai," ujar Yoga kepada SINDOnews, Kamis (8/10/2020).
Yoga menambahkan, Eko Patrio dan Desy adalah kader militan-ideologis PAN. "Bang Eko Patrio mampu menambah kursi PAN dari 2 menjadi 9 kursi DPRD Provinsi DKI Jakarta dan mendapatkan posisi pimpinan DPRD. Teh Desy menjadi faktor determinan sehingga Dapil Sukabumi mendapatkan kursi DPR RI," jelas Yoga.
Wakil Ketua Umum DPP PAN ini mengatakan, PAN adalah partai yang bersifat inklusif, menghargai pluralitas, dan kemanusiaan. Ideologi politik PAN adalah nasionalis relijius. "Sebagai partai yang inklusif, PAN membuka diri dan menerima semua anak bangsa untuk bergabung di PAN dan menjadikan PAN sebagai alat perjuangan politik rakyat," katanya.
(Baca juga: Sebelum Desy Ratnasari Pimpin PAN Jabar, Eko Patrio Nakhodai PAN DKI ).
"DPP PAN memilih mereka sebagai ketua DPW bukan karena keartisannya, tetapi mereka adalah masuk kategori kader terbaik partai, memiliki kapasitas, kompetensi, serta mempunyai ghirah perjuangan untuk membesarkan partai," ujar Yoga kepada SINDOnews, Kamis (8/10/2020).
Yoga menambahkan, Eko Patrio dan Desy adalah kader militan-ideologis PAN. "Bang Eko Patrio mampu menambah kursi PAN dari 2 menjadi 9 kursi DPRD Provinsi DKI Jakarta dan mendapatkan posisi pimpinan DPRD. Teh Desy menjadi faktor determinan sehingga Dapil Sukabumi mendapatkan kursi DPR RI," jelas Yoga.
Wakil Ketua Umum DPP PAN ini mengatakan, PAN adalah partai yang bersifat inklusif, menghargai pluralitas, dan kemanusiaan. Ideologi politik PAN adalah nasionalis relijius. "Sebagai partai yang inklusif, PAN membuka diri dan menerima semua anak bangsa untuk bergabung di PAN dan menjadikan PAN sebagai alat perjuangan politik rakyat," katanya.
(Baca juga: Sebelum Desy Ratnasari Pimpin PAN Jabar, Eko Patrio Nakhodai PAN DKI ).
Lihat Juga :