Demo Meletus di Berbagai Daerah, MPR Minta Semua Pihak Menahan Diri
Kamis, 08 Oktober 2020 - 17:20 WIB
loading...
Demo Meletus di Berbagai Daerah, MPR Minta Semua Pihak Menahan Diri
A
A
A
JAKARTA - Aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) berlangsung di berbagai daerah. Beberapa di antaranya diwarnai kericuhan.
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan, perbedaan pendapat dan pandangan adalah hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun, jangan sekali-kali hal tersebut justru menghambat pembangunan.
"Apalagi nanti kalau korbannya orang-orang yang lemah yang mesti dibela, malah jadi korban. Saya berharap semuanya menahan diri, gunakan cara, etika, budaya Indonesia," kata Jazilul di sela Sosialisasi Empat Pilar di Gedung Serbaguna PKPRI, Labuhan, Pandeglang, Kamis (8/10/2020). (Baca juga: Hari Ini, Sebanyak 108 Orang Meninggal Akibat Covid-19 )
Pria yang biasa disapa Gus Jazil ini juga meminta kepolisian yang mengamankan jalannya aksi demonstrasi di lapangan bisa bertindak secara profesional dan tidak melampaui batas dalam bertindak dengan koridor hukum.
"Jangan sampai bertindak diluar jalur hukum, tapi siapa pun yang melanggar harus didisiplinkan. Perlu juga dilakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh mahasiswa untuk bisa diajak berdialog tidak di jalan karena sekarang sedang pandemi," tuturnya. (Baca juga: Update Corona: Positif 320.564 Orang, 244.060 Sembuh dan 11.580 Meninggal)
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan, perbedaan pendapat dan pandangan adalah hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun, jangan sekali-kali hal tersebut justru menghambat pembangunan.
"Apalagi nanti kalau korbannya orang-orang yang lemah yang mesti dibela, malah jadi korban. Saya berharap semuanya menahan diri, gunakan cara, etika, budaya Indonesia," kata Jazilul di sela Sosialisasi Empat Pilar di Gedung Serbaguna PKPRI, Labuhan, Pandeglang, Kamis (8/10/2020). (Baca juga: Hari Ini, Sebanyak 108 Orang Meninggal Akibat Covid-19 )
Pria yang biasa disapa Gus Jazil ini juga meminta kepolisian yang mengamankan jalannya aksi demonstrasi di lapangan bisa bertindak secara profesional dan tidak melampaui batas dalam bertindak dengan koridor hukum.
"Jangan sampai bertindak diluar jalur hukum, tapi siapa pun yang melanggar harus didisiplinkan. Perlu juga dilakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh mahasiswa untuk bisa diajak berdialog tidak di jalan karena sekarang sedang pandemi," tuturnya. (Baca juga: Update Corona: Positif 320.564 Orang, 244.060 Sembuh dan 11.580 Meninggal)
Lihat Juga :