Sandi Harap Program Seribu Teknopreneur Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja
Kamis, 01 Oktober 2020 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
Sandi Uno yang juga pengusaha nasional mengatakan lewat program yang digagasnya ini, para technopreneur akan diberikan pelatihan dan pendampingan untuk menciptakan usaha kecil dan menengah (UMKM) sehingga tercipta lapangan kerja.
"Jadi saya akan mengingatkan kepada para seribu technopreneur ini tak hanya menjadi yang pertama tetapi menjadi yang terbaik. Bahwa mereka ada pendampingannya di sini beda dengan program-program yang lain. Di sini pelatihan, pendampingan, kami saling berpegang tangan," jelas Sandi.
Tak hanya itu, mereka juga akan didorong untuk melihat peluang sektor-sektor mana saja yang di tengah pandemi ini yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
"Jadi kita ngelihat bahwa ada sektor kesejtan, sektor pangan, sektor konsumsi. UMKM di sektor-sektor pemenang ini yang harus kita lebih geliatkan dan dinaik kelaskan agar lebih banyak lagi lapangan kerja yang berkualitas. 97 persen lapangan pekerjaan itu dikontribusikan oleh UMKM. Jadi sektor UMKM ini juga kita harus bangkitkan, kita naik kelaskan," harap Sandi.
Selanjutnya terkait anggaran, mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini memastikan pihaknya akan mengukur terlebih dahulu selama enam bulan ke depan akibat dampak dari pandemi ini.
"Jadi saya akan mengingatkan kepada para seribu technopreneur ini tak hanya menjadi yang pertama tetapi menjadi yang terbaik. Bahwa mereka ada pendampingannya di sini beda dengan program-program yang lain. Di sini pelatihan, pendampingan, kami saling berpegang tangan," jelas Sandi.
Tak hanya itu, mereka juga akan didorong untuk melihat peluang sektor-sektor mana saja yang di tengah pandemi ini yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
"Jadi kita ngelihat bahwa ada sektor kesejtan, sektor pangan, sektor konsumsi. UMKM di sektor-sektor pemenang ini yang harus kita lebih geliatkan dan dinaik kelaskan agar lebih banyak lagi lapangan kerja yang berkualitas. 97 persen lapangan pekerjaan itu dikontribusikan oleh UMKM. Jadi sektor UMKM ini juga kita harus bangkitkan, kita naik kelaskan," harap Sandi.
Selanjutnya terkait anggaran, mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini memastikan pihaknya akan mengukur terlebih dahulu selama enam bulan ke depan akibat dampak dari pandemi ini.
Lihat Juga :