1 WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas, RI Perlu Minta Ketegasan Filipina

Kamis, 01 Oktober 2020 - 12:36 WIB
loading...
1 WNI Sandera Abu Sayyaf...
Anggota Komisi I DPR Muhammad Iqbal angkat bicara mengenai adanya seorang warga negara Indonesia (WNI) sandera Abu Sayyaf berinisial LB yang meninggal dunia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal angkat bicara mengenai adanya seorang warga negara Indonesia (WNI) sandera Abu Sayyaf berinisial LB yang meninggal dunia.

(Baca juga: 1 WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas, Farhan: Kami Sangat Terpukul)

Adapun LB yang berasal dari Buton, Sulawesi Tenggara itu meninggal dunia setelah terjadi kontak senjata antara aparat keamanan Filipina dengan kelompok Abu Sayyaf di Sulu.

(Baca juga: Ini Syarat-syarat Sembuh dan Selesai Isolasi Covid-19)

"Saya turut berduka cita atas meninggalnya WNI yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf dan meminta kepada pemerintah untuk melakukan segala upaya membebaskan WNI lainnya yang masih disandera dengan melakukan kerjasama dengan pemerintah Filipina," ujar Iqbal kepada SINDOnews, Kamis (1/10/2020).

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, Indonesia tentu harus meminta ketegasan dan komitmen dari otoritas Filipina untuk membebaskan WNI yang masih disandera. "Dan jika dibutuhkan saya kira kita bisa mengirimkan bantuan TNI untuk membantu aparat keamanan Filipina membebaskan WNI yang masih disandera oleh kelompok Abu Sayyaf," ungkapnya.

Di samping itu, dia mengingatkan kembali pentingnya patroli bersama. "Kemudian untuk ke depannya agar kasus penculikan dan penyanderaan ini tidak terjadi lagi perlu dilakukan patroli bersama di laut antara Indonesia, Malaysia dan Filipina," pungkasnya.

Sekadar diketahui sebelumnya, kelompok Abu Sayyaf menculik lima nelayan asal Sulawesi Tenggara pada Januari 2020. Selain LB keempat korban lainnya, yakni Arsyad Dahlan (41), Riswanto Hayano (27), Edi Lawalopo (53), dan Syarizal Kastamiran (29). Mereka diculik oleh kelompok pemberontak itu di perairan Lahad Datu, Sabah, Malaysia.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Minggu Sore Ini
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Budisatrio : Pemulangan...
Budisatrio : Pemulangan 9 WNI Bukti Nyata Efektivitas Diplomasi RI
Menteri Israel Hina...
Menteri Israel Hina Para Aktivis Global Sumud Flotilla yang Dipaksa Berlutut, Dunia Marah
Rekomendasi
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
Rusia: 10 WNI Jadi Tentara...
Rusia: 10 WNI Jadi Tentara Bayaran Bela Ukraina, 4 Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved