Dukung Gatot Nurmantyo, Netizen: Maju Terus Jenderal...
Senin, 28 September 2020 - 21:56 WIB
loading...
A
A
A
Lalu, ada @armanbewok10 yang menulis komentar "Semoga bapak jd presiden". Tak mau ketinggalan, ada @poraarloves22 yang menulis komentar "Yakin usaha sampai JENDRAL".
Dan, ada pula @kobar_rijal yang berkomentar,"Jgn pernah menyarah demi Kebenaran..."
Diketahui, kehadiran Gatot Nurmantyo di Surabaya , Jatim pada hari ini diwarnai demonstrasi sekelompok orang. Mereka berjagadi sekitar Gedung Juang 45 Surabaya yang menjadi tempat Silaturahmi Akbar KAMI. Mereka juga datang ke Graha Jabal Nur, Jalan Jambangan Kebon Agung Nomor 76 Surabaya, saat Gatot Nurmantyo menghadiri acara ramah tamah yang bersifat internal.
"Jadi begini, Pak Gatot itu mau ke Gedung Juang 45. Kami sarapan dulu di penginapan itu (Graha Jabal Nur, Jalan Jambangan Kebon Agung Nomor 76 Surabaya). Saat sarapan, itu kan banyak kiai dan tokoh masyarakat. Mereka lantas meminta Pak Gatot memberi sambutan. Baru di tengah jalan dibubarkan polisi. Di luar, ormas juga teriak-teriak dan melakukan intimidasi," kata Ketua Komite Eksekutif (KE) Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jatim Donny Handricahyono.(Baca juga: KAMI Jatim Sayangkan Pembubaran Kegiatan di Surabaya ).
Dan, ada pula @kobar_rijal yang berkomentar,"Jgn pernah menyarah demi Kebenaran..."
Diketahui, kehadiran Gatot Nurmantyo di Surabaya , Jatim pada hari ini diwarnai demonstrasi sekelompok orang. Mereka berjagadi sekitar Gedung Juang 45 Surabaya yang menjadi tempat Silaturahmi Akbar KAMI. Mereka juga datang ke Graha Jabal Nur, Jalan Jambangan Kebon Agung Nomor 76 Surabaya, saat Gatot Nurmantyo menghadiri acara ramah tamah yang bersifat internal.
"Jadi begini, Pak Gatot itu mau ke Gedung Juang 45. Kami sarapan dulu di penginapan itu (Graha Jabal Nur, Jalan Jambangan Kebon Agung Nomor 76 Surabaya). Saat sarapan, itu kan banyak kiai dan tokoh masyarakat. Mereka lantas meminta Pak Gatot memberi sambutan. Baru di tengah jalan dibubarkan polisi. Di luar, ormas juga teriak-teriak dan melakukan intimidasi," kata Ketua Komite Eksekutif (KE) Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jatim Donny Handricahyono.(Baca juga: KAMI Jatim Sayangkan Pembubaran Kegiatan di Surabaya ).
(zik)
Lihat Juga :