Mensos Apresiasi Gotong Royong Masyarakat Bantu Terdampak Covid-19
Selasa, 05 Mei 2020 - 13:47 WIB
loading...
A
A
A
Mensos meminta masyarakat untuk tidak mempermasalahkan data. Sebab dalam situasi krisis, peluang terjadinya data yang tidak akurat bisa saja terjadi di sana sini.
"Data bisa saja tidak selalu akurat. Ini bisa dijembatani dengan sikap saling perduli seperti ini," kata Mensos.
Dirinya berterima kasih kepada masyarakat, termasuk para Ketua RT/RW dan lurah atas kesediaannya membina masyarakat. Apresiasi Mensos sangat beralasan. Sebab peran perangkat kelurahan sangat penting.
Ketua RW 02 Kelurahan Rawa Terate Bambang Hermanto menyatakan sudah bergerak door to door ke warganya yang mendapat bantuan. "Saya meminta pemahaman dan pengertian mereka pak. Dan Insya Allah saya yakin bisa," katanya.
Hal senada disampaikan Ketua RW 02 Rawabadak Utara Nurdian Syamsul. Banyak warganya yang belum mendapatkan bantuan. "Saya rapat beberapa kali dengan warga. Saya optimis mereka bisa paham," katanya.
Bansos Sembako bantuan Presiden mulai disalurkan untuk masyarakat terdampak Covid-19 di DKI Jakarta, Kabupaten Bogor, Kota Tangerang dan Tangsel, Depok dan Bekasi (Jabodetabek), 20 April. Bansos Sembako tersebut menjangkau 1,9 juta keluarga dengan nilai Rp600.000 yang disalurkan sebulan dua kali, sehingga nilai totalnya sekitar Rp3,4 triliun.
Sementara BST, menjangkau 9 juta KK di luar Jabodetabek yang belum mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako (Bantuan Pangan Non Tunai) dengan nilai Rp600.000/KK/bulan. Baik Bansos Sembako bantuan Presiden maupun BST, disalurkan selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.
"Data bisa saja tidak selalu akurat. Ini bisa dijembatani dengan sikap saling perduli seperti ini," kata Mensos.
Dirinya berterima kasih kepada masyarakat, termasuk para Ketua RT/RW dan lurah atas kesediaannya membina masyarakat. Apresiasi Mensos sangat beralasan. Sebab peran perangkat kelurahan sangat penting.
Ketua RW 02 Kelurahan Rawa Terate Bambang Hermanto menyatakan sudah bergerak door to door ke warganya yang mendapat bantuan. "Saya meminta pemahaman dan pengertian mereka pak. Dan Insya Allah saya yakin bisa," katanya.
Hal senada disampaikan Ketua RW 02 Rawabadak Utara Nurdian Syamsul. Banyak warganya yang belum mendapatkan bantuan. "Saya rapat beberapa kali dengan warga. Saya optimis mereka bisa paham," katanya.
Bansos Sembako bantuan Presiden mulai disalurkan untuk masyarakat terdampak Covid-19 di DKI Jakarta, Kabupaten Bogor, Kota Tangerang dan Tangsel, Depok dan Bekasi (Jabodetabek), 20 April. Bansos Sembako tersebut menjangkau 1,9 juta keluarga dengan nilai Rp600.000 yang disalurkan sebulan dua kali, sehingga nilai totalnya sekitar Rp3,4 triliun.
Sementara BST, menjangkau 9 juta KK di luar Jabodetabek yang belum mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako (Bantuan Pangan Non Tunai) dengan nilai Rp600.000/KK/bulan. Baik Bansos Sembako bantuan Presiden maupun BST, disalurkan selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.