Jumhur Dapat Wisdom dari Sri Sultan HB X: Kita Harus Mengayomi Alam Lingkungan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:19 WIB
loading...
Jumhur Dapat Wisdom...
Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat melakukan pertemuan dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubowono (HB) X. Foto: Istimewa
A A A
YOGYAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat melakukan pertemuan dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubowono (HB) X di Kepatihan DIY, Jumat, 24 Juli 2026. Jumhur mendapat "suntikan" keberanian dalam upaya menjaga lingkungan hidup dan kelestarian bumi.

"Tadi hasil obrolan, saya mendapatkan wisdom dari Sri Sultan HB X bahwa kita harus mengayomi alam lingkungan,” kata Jumhur.

Jumhur mengungkapkan, dalam pertemuan itu Sri Sultan HB X mengingatkan soal perlunya berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan yang bisa berdampak negatif ke lingkungan. "Kalau kebijakan yang dikeluarkan nakal maka alam juga akan marah, tapi kalau kita arif dan bijaksana kepada alam maka alam juga akan kembali baik terhadap kita," kata Jumhur.

Jumhur Dapat Wisdom dari Sri Sultan HB X: Kita Harus Mengayomi Alam Lingkungan


Baca juga: Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya



Menurut Jumhur, wisdom yang disampaikan Sri Sultan HB X sangat baik dan sesuai dengan tagline Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang ujungnya adalah menggugah kesadaran manusia. Jadi, kata dia, bukan sekadar kebijakan yang memberikan perintah-perintah, tapi kesadaran manusia terkait dengan budaya menjaga lingkungan.

"Nilai budaya yang baik menjaga lingkungan seperti itu harus dihidup-hidupkan," ujar Jumhur Hidayat.

Dia menambahkan, pada dasarnya budaya bangsa Indonesia adalah memuliakan alam tapi kadang kala seringkali dalam melakukan pembangunan, masyarakat terhipnotis dengan budaya-budaya yang serba cepat, serba tumbuh, lalu merusak alam dan berpikir memperbaikinya nanti saja belakangan. "Hal-hal semacam itu harus kita tinggalkan dan sekarang kita kembali ke budaya yang memuliakan alam lingkungan, memuliakan bumi," imbuhnya.

Dia mengatakan, dalam pembicaraan di Kepatihan DIY, Sri Sultan bercerita tentang beberapa terobosan penegakan hukum yang dilakukannya terhadap orang yang tidak taat menjaga lingkungan. "Saya termasuk orang yang terhenyak juga mendengar cerita beliau. Beliau berani, katakanlah mempermasalahkan orang yang dengan sengaja melanggar atau merusak lingkungan," kata Jumhur.

Hal itu, kata dia, menambah keberanian bagi dirinya dan jajarannya (KLH) untuk tidak lagi main-main dengan pihak perusak lingkungan. "Saya menilai itu contoh yang baik sekali menambah keberanian saya," kata Jumhur.

Jumhur juga menyampaikan bahwa KLH juga punya rencana untuk melakukan pertobatan ekologis nasional. "Kita secara budaya, secara kesadaran, kita berubah, kita akui bersalah terhadap alam ini, jangan lagi mengabaikan moral lingkungan. Untuk itu kita harus kembali ke jalan yang benar. Artinya tobatkan kira-kira seperti itu," kata Jumhur.

Jumhur mengatakan, boleh melakukan pembangunan tapi jangan sampai merusak alam lingkungan. Bahkan sekarang ini perlu melakukan bagaimana caranya membangun sembari melestarikan lingkungan.

Dia mengungkapkan, banyak sekali contoh upaya melestarikan lingkungan. Hal yang paling sederhana adalah patuh terhadap peraturan. Menurutnya, itu merupakan contoh paling sederhana, sebab semuanya sudah ada dalam peraturan, misal kalau ingin membangun sesuatu maka harus melakukan ini dan itu.

"Namun kami akui juga boleh jadi kerusakan lingkungan itu terjadi juga karena unsur pengawasan dari kami (KLH) yang kurang. Itu kami akui dan menjadi bagian bertobat juga. Jadi tidak usah menyalahkan orang lain tapi akui karena kesalahan kami sendiri yang kurang mengawasi atau minimal kami diamkan terus-menerus sehingga terjadi kerusakan lingkungan. Terpenting sekarang dengan melakukan pertobatan ekologis adalah kita semua melakukan introspeksi diri demi menjaga kelestarian lingkungan," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Brigjen Pol Irhamni:...
Brigjen Pol Irhamni: Kolaborasi Aparat Penegak Hukum Jadi Kunci Jerat Mafia Lingkungan
Menteri LH Jumhur Hidayat...
Menteri LH Jumhur Hidayat Berharap Ada Moratorium Penebangan Hutan
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
SMA 1 Gresik Raih Adiwiyata,...
SMA 1 Gresik Raih Adiwiyata, Menteri Jumhur: Jatim Ranking 1 Jaga Lingkungan
Menteri LH Bocorkan...
Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Berita Terkini
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Infografis
Hanya Dapat 50 Rudal...
Hanya Dapat 50 Rudal ATACMS, Zelensky: Kita Akan Kalah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved