Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Jum'at, 24 Juli 2026 - 13:47 WIB
loading...
Kemhan resmi mengumumkan pengadaan 12 unit pesawat tempur ringan multiperan Leonardo M-346 F Block 20. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertahanan ( Kemhan ) resmi mengumumkan pengadaan 12 unit pesawat tempur ringan multiperan Leonardo M-346 F Block 20. Pengadaan tersebut untuk mendukung kesiapan operasional jet tempur generasi terbaru sekaligus mendukung pelatihan pilot TNI AU.
Kerja sama ini merupakan bagian dari program modernisasi alutsista nasional. Jet tempur Leonardo M-346 disebut akan menjadi tulang punggung pelatihan pilot TNI AU, sekaligus mempercepat transisi menuju pengoperasian pesawat tempur generasi terbaru.
Penandatanganan kontrak dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 21 Juli 2026, disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, serta Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Baca juga: Kemhan Bakal Datangkan Helikopter AW149 dan 12 Pesawat Tempur dari Italia
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan kemampuan pertahanan nasional yang dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan operasional TNI. Untuk pengadaan pesawat tempur, kata Rico, Indonesia telah resmi menandatangani kontrak pembelian 12 unit M-346F Block 20 produksi Leonardo.
"Kerja sama dengan Leonardo merupakan bagian dari upaya modernisasi alat pertahanan yang dilaksanakan sesuai kebutuhan operasional TNI dan mekanisme yang berlaku," ujar Rico, Jumat (24/7/2026).
Menurut Rico, pesawat M-346F Block 20 diproyeksikan memenuhi kebutuhan pesawat latih sekaligus meningkatkan kesiapan operasional TNI AU. Kehadiran pesawat tersebut diharapkan mempercepat adaptasi para penerbang terhadap teknologi pesawat tempur generasi terbaru yang akan dioperasikan TNI AU. "Dengan demikian, proses transisi menuju pengoperasian alutsista modern dapat berlangsung lebih efektif," tegasnya.
Spesifikasi Pesawat M-346 F Block 20
Pesawat M-346 F merupakan varian terbaru dari keluarga jet latih tempur produksi perusahaan Italia, Leonardo. Dirancang sebagai advanced trainer sekaligus light combat aircraft, pesawat ini memiliki kemampuan multiperan yang memungkinkan pelatihan sekaligus simulasi pertempuran nyata.
Mesin: Twin-engine turbofan Honeywell/ITEC F124-GA-200, memberikan daya dorong tinggi dan efisiensi bahan bakar.
Avionik: Sistem kokpit digital glass cockpit dengan Head-Up Display (HUD), Helmet Mounted Display (HMD), serta kompatibilitas dengan sistem avionik pesawat tempur generasi ke-4 dan ke-5.
Sistem Senjata: Dapat dipersenjatai dengan rudal udara-ke-udara, bom pintar, dan kanon eksternal, menjadikannya pesawat latih sekaligus pesawat tempur ringan.
Performa: Kecepatan maksimum mendekati Mach 1, radius tempur fleksibel, serta kemampuan manuver tinggi untuk simulasi pertempuran udara.
Jam Terbang Global: Hingga kini, M-346 telah mencatat lebih dari 170.000 jam terbang dengan lebih dari 170 unit dipesan oleh berbagai negara di Eropa, Timur Tengah, dan Asia.
Lihat video: TNI AU Kian Kuat! Prabowo Serahkan Airbus A400M untuk Misi Strategis
Pengadaan ini sejalan dengan rencana kedatangan berbagai alutsista modern, termasuk pesawat tempur Rafale, pesawat angkut Airbus A400M, serta helikopter generasi terbaru. Dengan hadirnya M-346 F, para penerbang TNI AU akan lebih siap menghadapi transisi teknologi dan operasional.
Berdasarkan kontrak, pengiriman 12 unit M-346 F ke Indonesia dijadwalkan pada 2030. “Platform pelatih ini akan menjadi jembatan penting bagi pilot muda TNI AU untuk menguasai sistem udara tempur generasi berikutnya,” tulis Leonardo.
Kerja sama ini merupakan bagian dari program modernisasi alutsista nasional. Jet tempur Leonardo M-346 disebut akan menjadi tulang punggung pelatihan pilot TNI AU, sekaligus mempercepat transisi menuju pengoperasian pesawat tempur generasi terbaru.
Penandatanganan kontrak dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 21 Juli 2026, disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, serta Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Baca juga: Kemhan Bakal Datangkan Helikopter AW149 dan 12 Pesawat Tempur dari Italia
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan kemampuan pertahanan nasional yang dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan operasional TNI. Untuk pengadaan pesawat tempur, kata Rico, Indonesia telah resmi menandatangani kontrak pembelian 12 unit M-346F Block 20 produksi Leonardo.
"Kerja sama dengan Leonardo merupakan bagian dari upaya modernisasi alat pertahanan yang dilaksanakan sesuai kebutuhan operasional TNI dan mekanisme yang berlaku," ujar Rico, Jumat (24/7/2026).
Menurut Rico, pesawat M-346F Block 20 diproyeksikan memenuhi kebutuhan pesawat latih sekaligus meningkatkan kesiapan operasional TNI AU. Kehadiran pesawat tersebut diharapkan mempercepat adaptasi para penerbang terhadap teknologi pesawat tempur generasi terbaru yang akan dioperasikan TNI AU. "Dengan demikian, proses transisi menuju pengoperasian alutsista modern dapat berlangsung lebih efektif," tegasnya.
Spesifikasi Pesawat M-346 F Block 20
Pesawat M-346 F merupakan varian terbaru dari keluarga jet latih tempur produksi perusahaan Italia, Leonardo. Dirancang sebagai advanced trainer sekaligus light combat aircraft, pesawat ini memiliki kemampuan multiperan yang memungkinkan pelatihan sekaligus simulasi pertempuran nyata.
Mesin: Twin-engine turbofan Honeywell/ITEC F124-GA-200, memberikan daya dorong tinggi dan efisiensi bahan bakar.
Avionik: Sistem kokpit digital glass cockpit dengan Head-Up Display (HUD), Helmet Mounted Display (HMD), serta kompatibilitas dengan sistem avionik pesawat tempur generasi ke-4 dan ke-5.
Sistem Senjata: Dapat dipersenjatai dengan rudal udara-ke-udara, bom pintar, dan kanon eksternal, menjadikannya pesawat latih sekaligus pesawat tempur ringan.
Performa: Kecepatan maksimum mendekati Mach 1, radius tempur fleksibel, serta kemampuan manuver tinggi untuk simulasi pertempuran udara.
Jam Terbang Global: Hingga kini, M-346 telah mencatat lebih dari 170.000 jam terbang dengan lebih dari 170 unit dipesan oleh berbagai negara di Eropa, Timur Tengah, dan Asia.
Lihat video: TNI AU Kian Kuat! Prabowo Serahkan Airbus A400M untuk Misi Strategis
Pengadaan ini sejalan dengan rencana kedatangan berbagai alutsista modern, termasuk pesawat tempur Rafale, pesawat angkut Airbus A400M, serta helikopter generasi terbaru. Dengan hadirnya M-346 F, para penerbang TNI AU akan lebih siap menghadapi transisi teknologi dan operasional.
Berdasarkan kontrak, pengiriman 12 unit M-346 F ke Indonesia dijadwalkan pada 2030. “Platform pelatih ini akan menjadi jembatan penting bagi pilot muda TNI AU untuk menguasai sistem udara tempur generasi berikutnya,” tulis Leonardo.
(cip)
Lihat Juga :