Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Kamis, 23 Juli 2026 - 13:49 WIB
loading...
Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap permintaan Presiden Prabowo agar Nanik S Deyang menjadi Ketua Dewas BGN. Foto/SIndoNews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan telah melayangkan permohonan kepada Nanik S Deyang untuk menjadi Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Badan Gizi Nasional (BGN).
Hal itu diungkapkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat dikonfirmasi ihwal kabar Nanik akan menjadi Ketua Dewas BGN. Prasetyo menilai, pengalaman Nanik masih bisa membantu BGN.
"Ya itu kan permintaan ya atau permohonan dari Bapak Presiden ya. Karena pengalaman beliau dirasa masih bisa untuk membantu BGN," ujar Prasetyo saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).
Baca juga: Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Saat disinggung perihal kemungkinan Pemerintah akan merevisi Perpres Nomor 83 tahun 2024 tentang BGN agar bisa mewadahi jabatan Dewas, Prasetyo belum bisa menjawab. Prasetyo, makna jabatan Dewas dan Dewan Pengarah bisa sama.
"Nanti kita lihat ya. Kan sebenarnya maknanya bisa jadi kan sama ya. Dewan Pengarah maupun Dewan Pengawas dalam hal menjalankan tugasnya ya. Maksud kami, mungkin kita tidak terjebak ke dalam istilah mana yang pengarah atau pengawas. Yang penting nanti fungsinya," imbuhnya.
Lihat video: Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Pamit Pengobatan Jantung
Untuk itu, pihaknya tak masalah bila perpres itu hanya mengatur nomenklatur dewan pengarah. "Kalau memang kemudian berdasarkan perpres itu sudah ada nomenklaturnya di situ SOTK-nya Dewan Pengarah dan kalau memang tugasnya itu kemudian sesuai juga dengan yang kita kehendaki, juga enggak ada masalah juga," ujar Prasetyo.
Sekedar informasi, Nanik mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN setelah menjabat sekitar satu setengah bulan. Ia memutuskan mundur untuk menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Pengumuman itu disampaikan Nanik melalui akun Facebook pribadinya pada Rabu, 22 Juli 2026. Nanik menyebut telah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum berangkat menjalani pengobatan.
"Dengan berat hati akhirnya saya pamit kepada Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Rencananya hari ini, Rabu (22/7), saya berangkat," tulis Nanik.
Hal itu diungkapkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat dikonfirmasi ihwal kabar Nanik akan menjadi Ketua Dewas BGN. Prasetyo menilai, pengalaman Nanik masih bisa membantu BGN.
"Ya itu kan permintaan ya atau permohonan dari Bapak Presiden ya. Karena pengalaman beliau dirasa masih bisa untuk membantu BGN," ujar Prasetyo saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).
Baca juga: Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Saat disinggung perihal kemungkinan Pemerintah akan merevisi Perpres Nomor 83 tahun 2024 tentang BGN agar bisa mewadahi jabatan Dewas, Prasetyo belum bisa menjawab. Prasetyo, makna jabatan Dewas dan Dewan Pengarah bisa sama.
"Nanti kita lihat ya. Kan sebenarnya maknanya bisa jadi kan sama ya. Dewan Pengarah maupun Dewan Pengawas dalam hal menjalankan tugasnya ya. Maksud kami, mungkin kita tidak terjebak ke dalam istilah mana yang pengarah atau pengawas. Yang penting nanti fungsinya," imbuhnya.
Lihat video: Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Pamit Pengobatan Jantung
Untuk itu, pihaknya tak masalah bila perpres itu hanya mengatur nomenklatur dewan pengarah. "Kalau memang kemudian berdasarkan perpres itu sudah ada nomenklaturnya di situ SOTK-nya Dewan Pengarah dan kalau memang tugasnya itu kemudian sesuai juga dengan yang kita kehendaki, juga enggak ada masalah juga," ujar Prasetyo.
Sekedar informasi, Nanik mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN setelah menjabat sekitar satu setengah bulan. Ia memutuskan mundur untuk menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Pengumuman itu disampaikan Nanik melalui akun Facebook pribadinya pada Rabu, 22 Juli 2026. Nanik menyebut telah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum berangkat menjalani pengobatan.
"Dengan berat hati akhirnya saya pamit kepada Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Rencananya hari ini, Rabu (22/7), saya berangkat," tulis Nanik.
(cip)
Lihat Juga :