Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Rabu, 22 Juli 2026 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
Pegang teguh sumpah yang telah Saudara ucapkan. Setialah kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Setialah kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yang paling utama, setialah kepada rakyat Indonesia. Jangan pernah ada kepentingan apapun yang lebih tinggi daripada kepentingan bangsa.
Saat ini, dunia sedang berubah dengan sangat cepat, persaingan antara negara semakin ketat. Ancaman tidak lagi hanya datang dari senjata, ancaman datang melalui perang siber, perang informasi, narkotika, penyelundupan, kejahatan lintas negara, dan upaya melemahkan bangsa melalui infiltrasi budaya. Karena itu, Indonesia harus kuat. Kita harus mandiri. Mandiri dalam pangan, energi, teknologi, industri pertahanan, dan ilmu pengetahuan.
Saudara-saudara sebagai generasi penerus adalah garda terdepan untuk meraih cita-cita kita menjaga bangsa dan negara. Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, kuasai kecerdasan buatan, sistem siber, teknologi nirawak, dan bahasa asing. Perwira masa depan harus unggul dalam karakter, disiplin kepimpinan, dan penguasaan sains dan teknologi.
Saudara-saudara sekalian,
TNI dan Polri adalah dua institusi yang vital bagi kelangsungan hidup negara. TNI dan Polri harus kuat. TNI dan Polri harus profesional. TNI dan Polri harus bersama-sama menjaga bangsa Indonesia. Jangan ada loyalitas kors yang sempit. Integritas adalah kehormatan seorang perwira. Jangan pernah menyalahgunakan jabatan. Jangan pernah tergoda korupsi, penyelewengan. Jangan pernah berkompromi dengan narkoba, judi, atau pelanggaran hukum lainnya. Sekali Saudara mengkhianati rakyat, saat itu pula Saudara kehilangan kehormatanmu.
Ingatlah selalu, Saudara lahir dari rakyat, dididik dengan uang rakyat. Pakaian yang kau pakai dari ujung kaki sampai ujung kepala adalah dari rakyat. Makanmu dari rakyat. Gajimu dari rakyat. Mengabdi selalu untuk rakyat. Jadilah pelindung, pengayom, dan pembela rakyat. Rakyat tidak menuntut Saudara sempurna. Rakyat menuntut Saudara jujur, Saudara berani, Saudara adil, dan selalu Saudara muncul dan hadir ketika dibutuhkan.
Ingat, jabatan hanya titipan, pangkat akan berlalu. Yang dikenang sejarah adalah pengabdianmu kepada bangsa dan negara.
Kepada para orang tua dan keluarga, saya menyampaikan penghormatan dan rasa terima kasih atas nama bangsa dan rakyat Indonesia. Terima kasih bahwa Bapak-bapak dan Ibu-ibu merelakan putra-putrinya menjadi milik bangsa dan rakyat. Di balik setiap perwira yang berdiri tegak hari ini ada doa seorang ibu, keteguhan seorang ayah, pengorbanan sebuah keluarga. Sekali lagi, saya menyampaikan penghormatan dan terima kasih yang setinggi-tingginya.
Saudara-saudara perwira TNI Polri lulusan tahun 2026, hari ini rakyat Indonesia menitipkan masa depan bangsa di pundak Saudara-saudara. Jangan pernah kecewakan kepercayaan ini. Berjuanglah dengan keberanian, memimpinlah dengan keteladanan, pemimpin memimpin dari depan, memimpin dengan contoh, berbakti, mengabdi dengan tulus dan ikhlas. Akhir kata, selalu setia kepada bangsa dan negara, selalu berbakti kepada rakyat, selalu berjuang untuk Indonesia yang kita cintai. Bangsa dan negara dan rakyat Indonesia menanti darma baktimu, menanti pengabdianmu.
Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sejahtera bagi kita sekalian,
Syalom,
Salve,
Om santi santi om,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan,
Rahayu rahayu.
Saat ini, dunia sedang berubah dengan sangat cepat, persaingan antara negara semakin ketat. Ancaman tidak lagi hanya datang dari senjata, ancaman datang melalui perang siber, perang informasi, narkotika, penyelundupan, kejahatan lintas negara, dan upaya melemahkan bangsa melalui infiltrasi budaya. Karena itu, Indonesia harus kuat. Kita harus mandiri. Mandiri dalam pangan, energi, teknologi, industri pertahanan, dan ilmu pengetahuan.
Saudara-saudara sebagai generasi penerus adalah garda terdepan untuk meraih cita-cita kita menjaga bangsa dan negara. Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, kuasai kecerdasan buatan, sistem siber, teknologi nirawak, dan bahasa asing. Perwira masa depan harus unggul dalam karakter, disiplin kepimpinan, dan penguasaan sains dan teknologi.
Saudara-saudara sekalian,
TNI dan Polri adalah dua institusi yang vital bagi kelangsungan hidup negara. TNI dan Polri harus kuat. TNI dan Polri harus profesional. TNI dan Polri harus bersama-sama menjaga bangsa Indonesia. Jangan ada loyalitas kors yang sempit. Integritas adalah kehormatan seorang perwira. Jangan pernah menyalahgunakan jabatan. Jangan pernah tergoda korupsi, penyelewengan. Jangan pernah berkompromi dengan narkoba, judi, atau pelanggaran hukum lainnya. Sekali Saudara mengkhianati rakyat, saat itu pula Saudara kehilangan kehormatanmu.
Ingatlah selalu, Saudara lahir dari rakyat, dididik dengan uang rakyat. Pakaian yang kau pakai dari ujung kaki sampai ujung kepala adalah dari rakyat. Makanmu dari rakyat. Gajimu dari rakyat. Mengabdi selalu untuk rakyat. Jadilah pelindung, pengayom, dan pembela rakyat. Rakyat tidak menuntut Saudara sempurna. Rakyat menuntut Saudara jujur, Saudara berani, Saudara adil, dan selalu Saudara muncul dan hadir ketika dibutuhkan.
Ingat, jabatan hanya titipan, pangkat akan berlalu. Yang dikenang sejarah adalah pengabdianmu kepada bangsa dan negara.
Kepada para orang tua dan keluarga, saya menyampaikan penghormatan dan rasa terima kasih atas nama bangsa dan rakyat Indonesia. Terima kasih bahwa Bapak-bapak dan Ibu-ibu merelakan putra-putrinya menjadi milik bangsa dan rakyat. Di balik setiap perwira yang berdiri tegak hari ini ada doa seorang ibu, keteguhan seorang ayah, pengorbanan sebuah keluarga. Sekali lagi, saya menyampaikan penghormatan dan terima kasih yang setinggi-tingginya.
Saudara-saudara perwira TNI Polri lulusan tahun 2026, hari ini rakyat Indonesia menitipkan masa depan bangsa di pundak Saudara-saudara. Jangan pernah kecewakan kepercayaan ini. Berjuanglah dengan keberanian, memimpinlah dengan keteladanan, pemimpin memimpin dari depan, memimpin dengan contoh, berbakti, mengabdi dengan tulus dan ikhlas. Akhir kata, selalu setia kepada bangsa dan negara, selalu berbakti kepada rakyat, selalu berjuang untuk Indonesia yang kita cintai. Bangsa dan negara dan rakyat Indonesia menanti darma baktimu, menanti pengabdianmu.
Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sejahtera bagi kita sekalian,
Syalom,
Salve,
Om santi santi om,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan,
Rahayu rahayu.
(cip)
Lihat Juga :