Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Rabu, 22 Juli 2026 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
Komandan Jenderal Akademi TNI, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Gubernur Akademi Militer, Gubernur Akademi Angkatan Laut, Gubernur Akademi Angkatan Udara, dan Gubernur Akademi Kepolisian;
Yang saya hormati para atase pertahanan dan atase kepolisian negara sahabat;
Yang saya hormati para orang tua dan keluarga besar para perwira remaja yang hadir di Istana Merdeka, dan di manapun saudara berada dari seluruh tanah air;
Yang saya banggakan seluruh Perwira Remaja TNI-Polri lulusan tahun 2026.
Pertama-tama, tentunya sebagai insan yang bertakwa marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Mahakuasa, Tuhan Maha Besar yang memiliki sekalian alam, atas segala karunia, berkah, kedamaian yang masih diberikan kepada bangsa kita dan kepada kita sekalian, atas napas dan kesehatan yang masih diberikan kepada kita, atas rahmatnya hari ini kita menyaksikan lahirnya generasi baru perwira TNI dan Polri.
Di hari yang berbahagia ini, atas nama pribadi, atas nama pemerintah, atas nama rakyat, bangsa, dan negara, saya ucapkan selamat kepada Saudara-saudara yang resmi diangkat menjadi perwira TNI dan Polri di tahun 2026.
Hari ini bukan sekadar upacara, hari ini bukan garis akhir, hari ini adalah awal sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara. Saudara-saudara telah bersumpah untuk, bila perlu, memberi jiwa dan ragamu untuk bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.
Pangkat pertama yang Saudara terima hari ini bukan sekadar kehormatan. Pangkat adalah amanah rakyat Indonesia, pangkat adalah kepercayaan rakyat Indonesia, pangkat adalah harapan rakyat Indonesia.
Mulai hari ini, Saudara bukan lagi milik dirimu sendiri. Mulai hari ini, sesungguhnya Saudara bukan lagi milik keluargamu lagi, Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara. Saudara adalah generasi penerus yang akan memikul tanggung jawab berat untuk membela negara dan bangsa, meneruskan cita-cita pendiri bangsa.
Saya bangga karena Saudara-saudara telah belajar satu hal yang paling penting, menjadi perwira berarti hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan. Itulah makna pengabdian yang sesungguhnya. Saya gembira bahwa angkatan ini terlibat langsung dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Kita adalah tentara dan polisi rakyat. Kesulitan rakyat akan menjadi kesulitan Saudara.
Hari ini, kalian telah mengucapkan sumpah. Sumpah itu bukan sekadar rangkaian kata, itu adalah janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, janji kepada bangsa, janji kepada negara, janji kepada seluruh rakyat Indonesia.
Yang saya hormati para atase pertahanan dan atase kepolisian negara sahabat;
Yang saya hormati para orang tua dan keluarga besar para perwira remaja yang hadir di Istana Merdeka, dan di manapun saudara berada dari seluruh tanah air;
Yang saya banggakan seluruh Perwira Remaja TNI-Polri lulusan tahun 2026.
Pertama-tama, tentunya sebagai insan yang bertakwa marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Mahakuasa, Tuhan Maha Besar yang memiliki sekalian alam, atas segala karunia, berkah, kedamaian yang masih diberikan kepada bangsa kita dan kepada kita sekalian, atas napas dan kesehatan yang masih diberikan kepada kita, atas rahmatnya hari ini kita menyaksikan lahirnya generasi baru perwira TNI dan Polri.
Di hari yang berbahagia ini, atas nama pribadi, atas nama pemerintah, atas nama rakyat, bangsa, dan negara, saya ucapkan selamat kepada Saudara-saudara yang resmi diangkat menjadi perwira TNI dan Polri di tahun 2026.
Hari ini bukan sekadar upacara, hari ini bukan garis akhir, hari ini adalah awal sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara. Saudara-saudara telah bersumpah untuk, bila perlu, memberi jiwa dan ragamu untuk bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.
Pangkat pertama yang Saudara terima hari ini bukan sekadar kehormatan. Pangkat adalah amanah rakyat Indonesia, pangkat adalah kepercayaan rakyat Indonesia, pangkat adalah harapan rakyat Indonesia.
Mulai hari ini, Saudara bukan lagi milik dirimu sendiri. Mulai hari ini, sesungguhnya Saudara bukan lagi milik keluargamu lagi, Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara. Saudara adalah generasi penerus yang akan memikul tanggung jawab berat untuk membela negara dan bangsa, meneruskan cita-cita pendiri bangsa.
Saya bangga karena Saudara-saudara telah belajar satu hal yang paling penting, menjadi perwira berarti hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan. Itulah makna pengabdian yang sesungguhnya. Saya gembira bahwa angkatan ini terlibat langsung dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Kita adalah tentara dan polisi rakyat. Kesulitan rakyat akan menjadi kesulitan Saudara.
Hari ini, kalian telah mengucapkan sumpah. Sumpah itu bukan sekadar rangkaian kata, itu adalah janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, janji kepada bangsa, janji kepada negara, janji kepada seluruh rakyat Indonesia.
Lihat Juga :