Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Selasa, 21 Juli 2026 - 18:07 WIB
loading...
A
A
A
Lihat video: Otorita IKN Jalin Kerja Sama 4 Negara Wujudkan IKN Menjadi Smart City
Indonesia juga mengangkat isu pengelolaan sampah berkelanjutan sebagai salah satu agenda strategis dalam pertemuan tersebut. Safrizal mengatakan Indonesia mendorong pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dipadukan dengan percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WTE).
“Pendekatan ini diharapkan menjadi model kolaborasi regional dalam mewujudkan kota yang lebih bersih, tangguh, dan rendah emisi,” ujarnya.
Safrizal menegaskan pembangunan kota cerdas tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga harus mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keberlanjutan lingkungan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Kemendagri akan terus memperkuat pembinaan kepada pemerintah daerah, memfasilitasi implementasi Smart City Action Plans, memperluas kemitraan internasional, serta memastikan kota-kota Indonesia semakin berkontribusi dalam pembangunan perkotaan yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan di tingkat ASEAN,” ucapnya.
Turut hadir dalam pelaksanaan annual meeting ASCN yaitu Bupati Banyuwangi, Bupati Sumedang, Wakil Wali Kota Makassar, perwakilan Chief Smart City Officer dari DKI Jakarta, Kota Denpasar, dan Kota Semarang.
Indonesia juga mengangkat isu pengelolaan sampah berkelanjutan sebagai salah satu agenda strategis dalam pertemuan tersebut. Safrizal mengatakan Indonesia mendorong pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dipadukan dengan percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WTE).
“Pendekatan ini diharapkan menjadi model kolaborasi regional dalam mewujudkan kota yang lebih bersih, tangguh, dan rendah emisi,” ujarnya.
Safrizal menegaskan pembangunan kota cerdas tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga harus mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keberlanjutan lingkungan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Kemendagri akan terus memperkuat pembinaan kepada pemerintah daerah, memfasilitasi implementasi Smart City Action Plans, memperluas kemitraan internasional, serta memastikan kota-kota Indonesia semakin berkontribusi dalam pembangunan perkotaan yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan di tingkat ASEAN,” ucapnya.
Turut hadir dalam pelaksanaan annual meeting ASCN yaitu Bupati Banyuwangi, Bupati Sumedang, Wakil Wali Kota Makassar, perwakilan Chief Smart City Officer dari DKI Jakarta, Kota Denpasar, dan Kota Semarang.
(cip)
Lihat Juga :