Dekopin: Juli Bulan Koperasi, Banyak Daerah Masih Merayakan

Jum'at, 17 Juli 2026 - 19:28 WIB
loading...
Dekopin: Juli Bulan...
Wakil Ketua Umum Dekopin Bidang Komunikasi Publik dan Sosialisasi Teguh Eko Prastyono menyatakan perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 masih berlangsung di berbagai daerah sepanjang Juli. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 masih berlangsung di berbagai daerah sepanjang Juli. Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menyebut sejumlah Dekopin wilayah tetap menggelar berbagai kegiatan sebagai bentuk apresiasi terhadap gerakan koperasi sekaligus memperkuat semangat berkoperasi di tengah masyarakat.

Wakil Ketua Umum Dekopin Bidang Komunikasi Publik dan Sosialisasi Teguh Eko Prastyono mengatakan peringatan Harkopnas tidak hanya dipusatkan pada satu hari perayaan. Semangat Hari Koperasi terus digaungkan selama Juli melalui berbagai agenda di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.

“Hari Koperasi Nasional 2026 merupakan momentum membangkitkan kembali semangat berkoperasi. Selama bulan Juli, sejumlah Dekopin di berbagai wilayah Indonesia masih menggelar rangkaian perayaan Harkopnas sebagai wujud komitmen memperkuat gerakan koperasi," ujar Teguh, Jumat (17/7/2026).

Harkopnas harus menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan kelembagaan koperasi agar mampu menjawab tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Menurut Gus TEP, panggilan akrabnya, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Namun, berbagai persoalan mendasar masih menghambat pertumbuhan koperasi di Indonesia.

“Kami berharap pemerintah menjadikan Harkopnas sebagai momentum mempercepat penyelesaian berbagai persoalan koperasi. Penguatan regulasi, akses pembiayaan, digitalisasi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi agenda bersama,” katanya.

Sejumlah persoalan koperasi juga kerap menjadi sorotan masyarakat. Di antaranya masih lemahnya tata kelola pada sebagian koperasi, rendahnya kualitas sumber daya manusia pengelola, terbatasnya akses permodalan, belum meratanya transformasi digital, hingga minimnya regenerasi anggota dan pengurus.

Berbagai kalangan juga menilai pengawasan terhadap koperasi perlu diperkuat untuk meningkatkan akuntabilitas serta kepercayaan masyarakat.

Selain itu, tantangan lain yang banyak disorot adalah rendahnya daya saing koperasi dibandingkan badan usaha lain. Kondisi tersebut dinilai memerlukan dukungan kebijakan yang konsisten, pendampingan usaha, serta kemudahan akses terhadap pasar dan teknologi.

Teguh menambahkan sinergi antara pemerintah, gerakan koperasi, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci mempercepat transformasi koperasi nasional.

“Koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai gerakan ekonomi rakyat. Dengan kolaborasi yang kuat, koperasi akan semakin berdaya saing dan memberikan manfaat lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Dekopin berharap rangkaian Harkopnas 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut diharapkan menghasilkan langkah nyata untuk memperkuat koperasi sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dekopin Siap Kawal Amanat...
Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat
Memperkuat Komunikasi...
Memperkuat Komunikasi Partisipatif Koperasi Untuk Ekonomi Kerakyatan
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Dekopin Tegaskan Komitmen...
Dekopin Tegaskan Komitmen Modernisasi Koperasi melalui Estafet Generasi Muda
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Hanya Resmikan 1.061 Kopdes: Saya Suka Angka 8
MNC University Hadiri...
MNC University Hadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, Perkuat Wawasan Mahasiswa tentang Ekonomi Kerakyatan
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Rekomendasi
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Bring Back My Heart...
Bring Back My Heart Jadi Pilihan Microdrama Romantis yang Seru di V+Short
Berita Terkini
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Pelimpahan Berkas Perkara...
Pelimpahan Berkas Perkara Febrie Dinilai Tindakan Rasional
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved