Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
Minggu, 12 Juli 2026 - 17:04 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2026). Foto/YouTube Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa perbedaan partai di Indonesia tak masalah. Meski begitu, Prabowo mengungkit ada pihak yang menganjurkan gerakan 'bakar-bakar' di republik ini.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat pada hari ini, Minggu (12/7/2026).
Baca juga: Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
“Percayalah, mari kita bersatu semua unsur. Kita berbeda, tidak ada masalah, berbeda partai tidak ada masalah,” kata Prabowo.
Ia mengatakan siapapun pemenang maka akan didukung. Prabowo mengungkit pihak kalah jangan kemudian menganjurkan untuk bakar-bakar.
“Tiap sekian tahun kita bertanding dengan baik, ngga ada masalah. Siapa yang menang, monggo. Jangan kalah mau bakar-bakar, bangsa apa itu. Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di republik ini, itu pemimpin pengkhianat saudara-saudara,” ujar dia.
Baca juga: Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Ia meyakini bahwa hukum karma akan terjadi pada pihak yang menganjurkan bakar-bakar. Prabowo juga mengungkit empat kali kekalahannya dalam Pilpres, tapi tak pernah menyuruh anak buah untuk bakar-bakar atau demo.
“Saya percaya, hukum karma akan kena ke mereka semua itu. Saya maju 5 kali pemilihan, 4 kali kalah, ngga pernah saya nyuruh anak buah saya bakar-bakar, demo aja ngga. Saya datang pelantikan rival saya, saya datang, saya hormat, saya kasi selamat,” ungkapnya.
Ia menekankan, bersaing itu adalah hal yang baik. Ia menyebut persaingan merupakan hal biasa yang mesti diterima oleh semua pihak.
“Bersaing itu baik, pertandingan itu baik, ya kan. Sepak bola ada pertandingan, kan ada 2, satu harus menang, masa satu kalah, masa wasitnya mau digebukin. Persaingan itu biasa, ngga ada masalah,” tegas Prabowo.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat pada hari ini, Minggu (12/7/2026).
Baca juga: Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
“Percayalah, mari kita bersatu semua unsur. Kita berbeda, tidak ada masalah, berbeda partai tidak ada masalah,” kata Prabowo.
Ia mengatakan siapapun pemenang maka akan didukung. Prabowo mengungkit pihak kalah jangan kemudian menganjurkan untuk bakar-bakar.
“Tiap sekian tahun kita bertanding dengan baik, ngga ada masalah. Siapa yang menang, monggo. Jangan kalah mau bakar-bakar, bangsa apa itu. Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di republik ini, itu pemimpin pengkhianat saudara-saudara,” ujar dia.
Baca juga: Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Ia meyakini bahwa hukum karma akan terjadi pada pihak yang menganjurkan bakar-bakar. Prabowo juga mengungkit empat kali kekalahannya dalam Pilpres, tapi tak pernah menyuruh anak buah untuk bakar-bakar atau demo.
“Saya percaya, hukum karma akan kena ke mereka semua itu. Saya maju 5 kali pemilihan, 4 kali kalah, ngga pernah saya nyuruh anak buah saya bakar-bakar, demo aja ngga. Saya datang pelantikan rival saya, saya datang, saya hormat, saya kasi selamat,” ungkapnya.
Ia menekankan, bersaing itu adalah hal yang baik. Ia menyebut persaingan merupakan hal biasa yang mesti diterima oleh semua pihak.
“Bersaing itu baik, pertandingan itu baik, ya kan. Sepak bola ada pertandingan, kan ada 2, satu harus menang, masa satu kalah, masa wasitnya mau digebukin. Persaingan itu biasa, ngga ada masalah,” tegas Prabowo.
(shf)
Lihat Juga :