Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Rabu, 08 Juli 2026 - 05:58 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan itu, Prabowo juga melontarkan candaan bahwa sebagian menteri di kabinetnya kemungkinan memiliki DNA India. Pasalnya, sama-sama gemar menari dan menyanyikan lagu-lagu India.
"Mungkin sebagian besar dari mereka juga memiliki DNA India. Ini benar. Banyak menteri saya yang bisa menyanyikan lagu-lagu India dengan sangat baik," kata Prabowo yang kembali mengundang tawa termasuk Modi.
Sementara, Prabowo di momen itu juga kemudian mengenang momen kehormatan yang diterimanya saat menjadi tamu utama pada Peringatan hari Republik Indonesia pada tahun 2025 lalu.
Menurutnya, momen tersebut memiliki makna historis karena Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, juga menjadi tamu utama pada perayaan Hari Republik India yang pertama pada tahun 1950.
"Saya sangat terhormat menjadi tamu utama karena perayaan Hari Republik pertama India adalah pada tahun 1950 dan tamu utama saat itu adalah Presiden pertama Indonesia, Presiden Soekarno. Jadi, takdir menjadikan saya Presiden kedelapan Republik Indonesia," kenangnya.
Dalam sambutannya, Prabowo juga kembali menegaskan kekagumannya secara pribadi kepada PM Modi. "Sekali lagi, saya tidak ikut campur dalam politik domestik India, tetapi saya adalah pengagum pribadi Shri Narendra Modi," katanya.
Prabowo juga menegaskan bahwa demokrasi bukanlah sistem yang mudah dijalankan. Meski demikian, dia meyakini bahwa demokrasi tetap menjadi sistem terbaik untuk mewujudkan kehidupan bernegara yang adil dan inklusif.
"Demokrasi bukanlah jalan yang mudah, bukan sistem yang mudah. Itu tidak mudah. Terkadang itu sangat berantakan. Tapi saya pikir kita setuju bahwa itu adalah sistem terbaik untuk keadilan, untuk harapan, untuk inklusivitas," ucapnya.
"Mungkin sebagian besar dari mereka juga memiliki DNA India. Ini benar. Banyak menteri saya yang bisa menyanyikan lagu-lagu India dengan sangat baik," kata Prabowo yang kembali mengundang tawa termasuk Modi.
Sementara, Prabowo di momen itu juga kemudian mengenang momen kehormatan yang diterimanya saat menjadi tamu utama pada Peringatan hari Republik Indonesia pada tahun 2025 lalu.
Menurutnya, momen tersebut memiliki makna historis karena Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, juga menjadi tamu utama pada perayaan Hari Republik India yang pertama pada tahun 1950.
"Saya sangat terhormat menjadi tamu utama karena perayaan Hari Republik pertama India adalah pada tahun 1950 dan tamu utama saat itu adalah Presiden pertama Indonesia, Presiden Soekarno. Jadi, takdir menjadikan saya Presiden kedelapan Republik Indonesia," kenangnya.
Dalam sambutannya, Prabowo juga kembali menegaskan kekagumannya secara pribadi kepada PM Modi. "Sekali lagi, saya tidak ikut campur dalam politik domestik India, tetapi saya adalah pengagum pribadi Shri Narendra Modi," katanya.
Prabowo juga menegaskan bahwa demokrasi bukanlah sistem yang mudah dijalankan. Meski demikian, dia meyakini bahwa demokrasi tetap menjadi sistem terbaik untuk mewujudkan kehidupan bernegara yang adil dan inklusif.
"Demokrasi bukanlah jalan yang mudah, bukan sistem yang mudah. Itu tidak mudah. Terkadang itu sangat berantakan. Tapi saya pikir kita setuju bahwa itu adalah sistem terbaik untuk keadilan, untuk harapan, untuk inklusivitas," ucapnya.
Lihat Juga :