PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!

Sabtu, 04 Juli 2026 - 14:34 WIB
loading...
PDIP Balas PSI yang...
Juru Bicara PDIP Guntur Romli angkat bicara merespons pernyataan PSI yang menyatakan siap menjadikan Jawa Tengah sebagai Kandang Gajah menyusul rencana Jokowi melakukan safari politik ke Jateng. Foto/Dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PDI Perjuangan (PDIP) angkat bicara merespons pernyataan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menyatakan siap menjadikan Jawa Tengah (Jateng) sebagai 'Kandang Gajah'. Hal itu menyusul rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan safari politik ke Jateng.

Juru Bicara PDIP, Guntur Romli melihat bahwa dengan Jokowi memaksakan melakukan safari politik justru menunjukkan jika PSI sangat lemah.

Baca juga: Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?

"Jangan terlalu sombong mau ganti Jateng dari Kandang Banteng menjadi kandang gajah," kata Guntur di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).



Dia menyinggung pengalaman kontestasi Pemilu 2024 lalu. Dimana, posisi Jokowi yang sudah menunjukkan keberpihakannya kepada PSI, tapi juga tak mampu meloloskannya ke parlemen Senayan.

"Jokowi jadi presiden saja tidak mampu meloloskan PSI tahun 2024 padahal udah pake tagline PSI Partai Jokowi, apalagi gak jadi presiden," sindir Guntur.

Baca juga: Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?

Mantan kader PSI ini menyebut jika langkah Jokowi dengan melakukan safari politik, semakin menunjukkan ambisi kekuasaan bagi keluarganya semata.

"Safari politik Jokowi untuk semakin membuktikan ambisi kekuasaan keluarga Jokowi, demi kepentingan anak-anak dia," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
Dokter Tifa Tantang...
Dokter Tifa Tantang Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli: Bukan Hanya di Sidang, tapi Juga di Publik
Jokowi Pasti Hadir ke...
Jokowi Pasti Hadir ke Persidangan dan Tunjukkan Ijazah
Dokter Tifa Tolak Berdamai...
Dokter Tifa Tolak Berdamai dengan Jokowi, Pilih Lanjutkan Persidangan
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Rekomendasi
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Berita Terkini
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Raksasa (yang) Tak Lagi...
Raksasa (yang) Tak Lagi Menakutkan
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Menteri LH Jumhur Hidayat...
Menteri LH Jumhur Hidayat Berharap Ada Moratorium Penebangan Hutan
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved