Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Kamis, 02 Juli 2026 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
“Oleh karena itu, di tengah era disrupsi digital ini, para wisudawan ditantang untuk mengoptimalkan potensi tersebut agar tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan mampu menciptakan lapangan kerja baru," sambungnya.
Dia menegaskan, bonus demografi yang diprediksi berada pada puncaknya di 2045 harus dimanfaatkan melalui penguatan ekonomi kreatif sebagai penggerak penciptaan lapangan kerja. Dengan lebih dari 53 persen penduduk berada pada usia produktif, sektor ini dinilai mampu menyerap para wisudawan dan generasi muda, sekaligus menjawab tantangan tingginya angka pengangguran usia 15–39 tahun.
Karakter Generasi Z dan Milenial yang kreatif, adaptif, serta akrab dengan teknologi dinilai selaras dengan kebutuhan industri ekonomi kreatif. Hal tersebut tercermin dari struktur tenaga kerja pegiat ekonomi kreatif Indonesia pada 2025 yang didominasi generasi milenial dan Gen Z sebesar 63 persen.
"Generasi muda harus menjadi agen perubahan yang menghubungkan ilmu dari kampus ke masyarakat, industri, hingga pasar global. Untuk itu, para wisudawan saya titipkan tiga pesan penting menuju Indonesia Emas 2045, yaitu terus belajar menghadapi perubahan cepat, berani ciptakan peluang jadilah pencipta lapangan kerja, serta menjaga integritas dengan karakter yang kuat," tegasnya.
Lihat Juga :