Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:00 WIB
loading...
Ubedilah Badrun Sebut...
Analis sosial politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Analis sosial politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menilai demo mahasiswa yang kini kembali marak turun ke jalan masih murni. Menurutnya, gerakan mahasiswa ini tidak ditunggangi kepentingan politis.

Menurut Ubedilah, cara melihat sebuah gerakan murni atau tidak bisa dilihat dari tiga hal. Pertama, gerakan itu memiliki gagasan yang bisa diuji, kebenaran independensinya.

"Kalau kita bedah di situ, ide atau tuntutan dari mahasiswa terlihat memang murni. Mereka menginginkan bagaimana pemerintah menstabilkan rupiah misalnya. Kemudian mereka menuntut misalnya BBM tidak naik atau diturunkan, kemudian bagaimana reformasi kepolisian karena revisi undang-undang kemarin dibuat dalam waktu singkat, mereka minta direvisi atau mungkin dibatalkan UU Kepolisian," ujar Ubedilah dalam siniar atau podcast To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Baca Juga: Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat

Selain itu, tuntutan mahasiswa juga terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. "Kalau lihat tuntutan mahasiswa itu, saya lihat nggak ada ditunggangi oleh kepentingan politis tertentu. Terlihat murni bahwa mereka menangkap kegelisahan publik. Mereka mengkajinya, mendiskusikannya, saya lihat sangat serius mereka," katanya.

Kedua, kata Ubed, terkait jaringan. Menurutnya, jaringan yang terbentuk itu adalah jaringan yang tidak pernah dikooptasi oleh kekuasaan. "Saya cek juga itu aliansi mereka siapa aja. Kan saya tahu BEM-BEM yang pernah dikooptasi, jadi antek-antek intelijenlah, itu saya tahu," ujarnya.

Faktor ketiga adalah dukungan finansial untuk mereka bergerak. "Mereka terbuka tuh, bahkan mereka bisa transparansi uang dari mana, itu urunan. Partisipasi dari mahasiswa, dari dosen, dari alumni, kemudian mereka kumpulkan dalam satu mungkin bendahara, dan mereka bisa laporkan untuk apa saja (uang digunakan). Jadi ada transparansi," jelasnya.



Pria yang pada 1996 membidani lahirnya Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ) ini mengatakan, jika penilaian mereka dibiayai oligarki dan koruptor, itu mengada-ada. "Dari indikator-indikator itu, saya cermati mereka masih on the track."

Ubed mengatakan, gerakan mahasiswa ini meluas di berbagai daerah. "Jadi artinya ada kegelisahan kolektif di hampir seluruh kalangan mahasiswa dan itu juga karena persoalan ekonomi yang menyentuh keluarga mereka," ujar Ubed yang mendapat informasi adanya kenaikan jumlah mahasiswa yang melakukan penundaan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) karena kesulitan ekonomi keluarganya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Buka Dialog, Pengamat...
Buka Dialog, Pengamat : Pemerintah Mau Terima Aspirasi dari Mahasiswa
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Rekomendasi
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Berita Terkini
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Infografis
Syarat Sah Hewan Kurban,...
Syarat Sah Hewan Kurban, Tidak Boleh Cacat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved