BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Selasa, 16 Juni 2026 - 19:04 WIB
loading...
Kepala BPIP Yudian Wahyudi resmi membuka verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) resmi membuka rangkaian kegiatan Verifikasi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat 2026. Kegiatan verifikasi ini berlangsung pada 15-19 Juni 2026 di Jakarta.
Acara pembukaan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya 3 Stanza, mengiringi semangat 228 putra-putri perwakilan dari 38 provinsi di seluruh Nusantara. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan doa serta penyampaian laporan kegiatan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Adhianti.
Adhianti memaparkan kegiatan ini merupakan tahapan esensial dalam pembentukan Paskibraka Tingkat Pusat yang diselenggarakan secara berjenjang, sistematis, dan berintegritas. Peserta verifikasi ini adalah putra-putri utusan terbaik yang sebelumnya telah melewati proses seleksi ketat di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Total 228 peserta yang hadir terdiri atas tiga pasang perwakilan dari masing-masing provinsi.
Baca juga: Seleksi Paskibraka 2026 Resmi Dimulai, Ini Tahapan dan Persyaratan Lengkap yang Wajib Dipenuhi
"Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan setara untuk dapat terpilih menjadi Paskibraka Tingkat Pusat, tanpa membedakan latar belakang daerah, suku, agama, maupun kondisi lainnya. Proses ini dilaksanakan berdasarkan prinsip objektivitas, meritokrasi, transparansi, dan keadilan," jelas Adhianti, Selasa (16/6/2026).
Melalui verifikasi ini, nantinya ditetapkan satu pasang peserta terpilih dari masing-masing provinsi total 76 orang untuk bertugas di tingkat pusat, sementara satu pasang lainnya akan disiapkan sebagai cadangan. Tahapan verifikasi dirancang secara komprehensif mencakup pemeriksaan kesehatan lengkap, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), psikotes, wawancara, serta penilaian minat dan bakat.
“Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, juri yang dilibatkan berasal dari unsur profesional BPIP, TNI, Polri, Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI), psikolog, serta tim dokter spesialis. Seluruh rangkaian dipastikan berjalan menjunjung tinggi integritas tanpa keberpihakan dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
Lihat video: Solidaritas Tanpa Batas, Anggota Paskibraka Topang Rekan yang akan Pingsan
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menekankan bahwa hari ini bukan sekadar dimulainya sebuah tahapan seleksi teknis. "Hari ini adalah momentum yang mempertemukan putra-putri terbaik bangsa dari seluruh penjuru Indonesia, anak-anak muda pilihan yang hadir membawa kebanggaan keluarganya, sekaligus membawa semangat Indonesia yang beragam namun tetap satu," tutur Yudian.
Yudian secara khusus berpesan agar para peserta tidak lekas berpuas diri, karena momen ini adalah awal dari proses pembuktian yang sesungguhnya. "Menjadi Paskibraka Tingkat Pusat bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris, postur, atau keterampilan teknis semata. Lebih dari itu, Paskibraka adalah tentang karakter, tentang integritas, tentang kemampuan untuk disiplin terhadap diri sendiri, menghormati sesama, bekerja dalam kebersamaan, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi," tegasnya.
Acara pembukaan secara resmi ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Kepala BPIP yang didampingi oleh Wakil Kepala BPIP. Penyematan ini diwakili oleh peserta putra Aloysius Deo Wicaksono R.A asal pengiriman Jawa Barat dan peserta putri Aurellia Elisabet Juniarta Naba asal pengiriman Sumatra Utara, sebelum diakhiri dengan sesi penutupan dan foto bersama.
Segera setelah pembukaan selesai, seluruh peserta langsung diarahkan untuk menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Sebanyak 36 dokter spesialis dikerahkan dalam tahapan ini untuk melakukan berbagai observasi medis, mulai dari pemeriksaan jantung, ortopedi, penyakit dalam, THT, gigi dan mulut, hingga pemeriksaan mata.
Selain rangkaian tes medis, para peserta juga langsung mengikuti tahapan psikotes yang dirancang untuk mengukur secara komprehensif kesiapan mental, ketahanan psikologis, dan kepribadian masing-masing calon peserta sebagai fondasi utama pelaksana tugas kenegaraan.
Acara pembukaan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya 3 Stanza, mengiringi semangat 228 putra-putri perwakilan dari 38 provinsi di seluruh Nusantara. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan doa serta penyampaian laporan kegiatan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Adhianti.
Adhianti memaparkan kegiatan ini merupakan tahapan esensial dalam pembentukan Paskibraka Tingkat Pusat yang diselenggarakan secara berjenjang, sistematis, dan berintegritas. Peserta verifikasi ini adalah putra-putri utusan terbaik yang sebelumnya telah melewati proses seleksi ketat di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Total 228 peserta yang hadir terdiri atas tiga pasang perwakilan dari masing-masing provinsi.
Baca juga: Seleksi Paskibraka 2026 Resmi Dimulai, Ini Tahapan dan Persyaratan Lengkap yang Wajib Dipenuhi
"Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan setara untuk dapat terpilih menjadi Paskibraka Tingkat Pusat, tanpa membedakan latar belakang daerah, suku, agama, maupun kondisi lainnya. Proses ini dilaksanakan berdasarkan prinsip objektivitas, meritokrasi, transparansi, dan keadilan," jelas Adhianti, Selasa (16/6/2026).
Melalui verifikasi ini, nantinya ditetapkan satu pasang peserta terpilih dari masing-masing provinsi total 76 orang untuk bertugas di tingkat pusat, sementara satu pasang lainnya akan disiapkan sebagai cadangan. Tahapan verifikasi dirancang secara komprehensif mencakup pemeriksaan kesehatan lengkap, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), psikotes, wawancara, serta penilaian minat dan bakat.
“Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, juri yang dilibatkan berasal dari unsur profesional BPIP, TNI, Polri, Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI), psikolog, serta tim dokter spesialis. Seluruh rangkaian dipastikan berjalan menjunjung tinggi integritas tanpa keberpihakan dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
Lihat video: Solidaritas Tanpa Batas, Anggota Paskibraka Topang Rekan yang akan Pingsan
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menekankan bahwa hari ini bukan sekadar dimulainya sebuah tahapan seleksi teknis. "Hari ini adalah momentum yang mempertemukan putra-putri terbaik bangsa dari seluruh penjuru Indonesia, anak-anak muda pilihan yang hadir membawa kebanggaan keluarganya, sekaligus membawa semangat Indonesia yang beragam namun tetap satu," tutur Yudian.
Yudian secara khusus berpesan agar para peserta tidak lekas berpuas diri, karena momen ini adalah awal dari proses pembuktian yang sesungguhnya. "Menjadi Paskibraka Tingkat Pusat bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris, postur, atau keterampilan teknis semata. Lebih dari itu, Paskibraka adalah tentang karakter, tentang integritas, tentang kemampuan untuk disiplin terhadap diri sendiri, menghormati sesama, bekerja dalam kebersamaan, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi," tegasnya.
Acara pembukaan secara resmi ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Kepala BPIP yang didampingi oleh Wakil Kepala BPIP. Penyematan ini diwakili oleh peserta putra Aloysius Deo Wicaksono R.A asal pengiriman Jawa Barat dan peserta putri Aurellia Elisabet Juniarta Naba asal pengiriman Sumatra Utara, sebelum diakhiri dengan sesi penutupan dan foto bersama.
Segera setelah pembukaan selesai, seluruh peserta langsung diarahkan untuk menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Sebanyak 36 dokter spesialis dikerahkan dalam tahapan ini untuk melakukan berbagai observasi medis, mulai dari pemeriksaan jantung, ortopedi, penyakit dalam, THT, gigi dan mulut, hingga pemeriksaan mata.
Selain rangkaian tes medis, para peserta juga langsung mengikuti tahapan psikotes yang dirancang untuk mengukur secara komprehensif kesiapan mental, ketahanan psikologis, dan kepribadian masing-masing calon peserta sebagai fondasi utama pelaksana tugas kenegaraan.
(cip)
Lihat Juga :