Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB
loading...
A
A
A
Partai Demokrat berpandangan bahwa perbedaan pilihan politik tidak seharusnya berkembang menjadi saling merendahkan, saling menghina, atau memperuncing polarisasi di tengah masyarakat. “Bangsa Indonesia memiliki tradisi musyawarah, penghormatan terhadap perbedaan, serta semangat persatuan yang perlu terus dirawat bersama,” katanya.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, perhatian dan energi publik semestinya lebih banyak diarahkan pada upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat perekonomian nasional, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta menjaga persatuan dan stabilitas nasional.
“Karena itu, Partai Demokrat mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh politik, pegiat media sosial, dan seluruh warga negara untuk bersama-sama menjaga kualitas komunikasi publik dengan mengedepankan etika, penghormatan terhadap perbedaan, dan semangat mencari solusi,” tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, demokrasi akan semakin kuat apabila perbedaan pandangan disampaikan secara dewasa, beradab, dan bertanggung jawab. “Persatuan bangsa harus senantiasa menjadi kepentingan yang lebih besar daripada perbedaan yang ada,” pungkasnya.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, perhatian dan energi publik semestinya lebih banyak diarahkan pada upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat perekonomian nasional, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta menjaga persatuan dan stabilitas nasional.
“Karena itu, Partai Demokrat mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh politik, pegiat media sosial, dan seluruh warga negara untuk bersama-sama menjaga kualitas komunikasi publik dengan mengedepankan etika, penghormatan terhadap perbedaan, dan semangat mencari solusi,” tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, demokrasi akan semakin kuat apabila perbedaan pandangan disampaikan secara dewasa, beradab, dan bertanggung jawab. “Persatuan bangsa harus senantiasa menjadi kepentingan yang lebih besar daripada perbedaan yang ada,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :