Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Dubes Qatar, Bahas MoU Pertahanan
Senin, 22 Juni 2026 - 20:57 WIB
loading...
Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Dubes Qatar, Bahas MoU Pertahanan. Foto: Kemhan.go.id
A
A
A
JAKARTA - Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan Bin Mubarak Saad Al-Dosari, melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin guna membahas rencana kerja sama pertahanan antara kedua negara.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Senin (22/6/2026). Informasi yang dimuat di laman resmi Kementerian Pertahanan RI menyebutkan bahwa salah satu agenda utama pembahasan adalah pembentukan kelompok kerja bersama (joint committee/working group) sebagai sarana koordinasi dalam pengembangan hubungan pertahanan Indonesia dan Qatar.
Selain pembentukan kelompok kerja, kedua pihak juga membahas langkah lanjutan menuju penyusunan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta Defence Cooperation Agreement (DCA).
“Selain itu, turut dibahas langkah-langkah menuju penyusunan Memorandum of Understanding (MoU)/Defence Cooperation Agreement (DCA) sebagai dasar bagi penguatan kerja sama kedua negara di bidang pertahanan,” bunyi laman resmi dikutip, Selasa (23/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Al-Dosari juga menyampaikan undangan resmi dari Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Qatar kepada Sjafrie untuk melakukan kunjungan ke Doha.
Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya kedua negara dalam mempererat hubungan bilateral, khususnya di sektor pertahanan yang dinilai memiliki potensi kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
Sementara itu, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Sjafrie menegaskan pentingnya kemitraan strategis yang dibangun Indonesia dan Qatar atas dasar saling menghormati dan memberikan manfaat bagi kedua pihak.
“Indonesia dan Qatar memiliki komitmen bersama untuk terus membangun kemitraan strategis yang saling menghormati, saling menguntungkan, dan berkontribusi bagi stabilitas serta perdamaian kawasan,” tulis Sjafrie.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Senin (22/6/2026). Informasi yang dimuat di laman resmi Kementerian Pertahanan RI menyebutkan bahwa salah satu agenda utama pembahasan adalah pembentukan kelompok kerja bersama (joint committee/working group) sebagai sarana koordinasi dalam pengembangan hubungan pertahanan Indonesia dan Qatar.
Selain pembentukan kelompok kerja, kedua pihak juga membahas langkah lanjutan menuju penyusunan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta Defence Cooperation Agreement (DCA).
“Selain itu, turut dibahas langkah-langkah menuju penyusunan Memorandum of Understanding (MoU)/Defence Cooperation Agreement (DCA) sebagai dasar bagi penguatan kerja sama kedua negara di bidang pertahanan,” bunyi laman resmi dikutip, Selasa (23/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Al-Dosari juga menyampaikan undangan resmi dari Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Qatar kepada Sjafrie untuk melakukan kunjungan ke Doha.
Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya kedua negara dalam mempererat hubungan bilateral, khususnya di sektor pertahanan yang dinilai memiliki potensi kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
Sementara itu, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Sjafrie menegaskan pentingnya kemitraan strategis yang dibangun Indonesia dan Qatar atas dasar saling menghormati dan memberikan manfaat bagi kedua pihak.
“Indonesia dan Qatar memiliki komitmen bersama untuk terus membangun kemitraan strategis yang saling menghormati, saling menguntungkan, dan berkontribusi bagi stabilitas serta perdamaian kawasan,” tulis Sjafrie.
(rca)
Lihat Juga :