Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini

Senin, 08 Juni 2026 - 19:56 WIB
loading...
Edukasi Holistik Nikotin...
Temuan ilmiah mengenai potensi efek kognitif nikotin, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO) Paido Siahaan menyatakan informasi tersebut harus ditempatkan dalam konteks yang tepat. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Kemampuan untuk tetap fokus dan menjaga suasana hati (mood) yang stabil menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas harian seseorang. Menariknya, penelitian menemukan bahwa nikotin berpotensi berperan penting membantu mempertahankan konsentrasi, meningkatkan perhatian, serta mendukung suasana hati yang lebih baik bagi para penggunanya.

Harm Reduction Journal mempublikasikan salah satu studi bertajuk “An exploratory, randomised, crossover study to investigate the effect of nicotine on cognitive function in healthy adult smokers who use an electronic cigarette after a period of smoking abstinence”.

Penelitian ini melibatkan 40 perokok dewasa sehat yang diminta tidak mengonsumsi nikotin selama 12 jam sebelum mengikuti lima sesi pengujian. Pada setiap sesi, peserta bergantian menggunakan rokok, rokok elektrik dengan berbagai kadar nikotin, dan ada yang tidak menggunakan produk sama sekali.

Peneliti kemudian membandingkan perubahan kemampuan fokus dan perhatian, mood, serta keinginan untuk merokok sebelum dan sesudah penggunaan produk.

Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan produk yang mengandung nikotin berpotensi meningkatkan kemampuan mempertahankan fokus dan memberikan perbaikan suasana hati dibandingkan ketika peserta tidak menggunakan produk apa pun. Dalam hal mengurangi keinginan untuk merokok, rokok elektrik yang mengandung nikotin juga terbukti mampu menekan dorongan merokok secara signifikan.

“Ini menunjukkan bahwa rokok elektrik berpotensi menjadi alternatif yang dapat diterima bagi perokok dewasa, yang apabila tidak memiliki pilihan produk lain kemungkinan akan tetap melanjutkan kebiasaan merokok,” ujar Harry J Green, penulis utama studi tersebut dikutip Senin (8/6/2026).

Menyikapi temuan tersebut, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO) Paido Siahaan mengatakan, masyarakat berhak mendapatkan informasi utuh, seimbang, dan berbasis sains mengenai nikotin. Selama ini nikotin sering keliru dianggap sebagai penyebab utama bahaya rokok.

Padahal, berbagai kajian ilmiah menunjukkan bahwa risiko kesehatan akibat rokok berasal dari proses pembakaran tembakau yang menghasilkan tar, karbon monoksida, dan ribuan zat toksik lainnya yang terhirup melalui asap rokok.

Sementara, nikotin adalah zat yang secara alami terkandung dalam tembakau, tetapi bukan penyebab utama penyakit akibat kebiasaan merokok. Karena itu, kuncinya adalah konsumsi nikotin dengan cara berbeda yaitu tanpa pembakaran.

“Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) juga menjelaskan bahwa nikotin adalah zat adiktif yang membuat orang terus menggunakan produk tembakau, tetapi asap rokok, bukan nikotin itu sendiri yang menjadi penyebab utama penyakit serius dan kematian perokok. Karena itu, informasi publik harus mampu membedakan antara nikotin dan risiko pembakaran,” ujar Paido.

Terkait temuan ilmiah mengenai potensi efek kognitif nikotin, dia menyatakan informasi tersebut harus ditempatkan dalam konteks yang tepat. Temuan ini tidak dimaksudkan untuk mendorong non-perokok, anak muda, atau kelompok rentan menggunakan nikotin melainkan memberikan edukasi holistik mengenai karakteristik zat tersebut.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Produk Tembakau Alternatif,...
Produk Tembakau Alternatif, Guru Besar Unpad: Bukan Pintu Masuk bagi Non-Perokok
ICW Soroti Wacana Legalisasi...
ICW Soroti Wacana Legalisasi Rokok Ilegal, Berisiko Buka Celah Korupsi Baru
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan...
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan Industri Estetika Medis
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Rekomendasi
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Berita Terkini
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved