Balada Silmy Karim, dari Pindad, Krakatau Steel, Dirjen Imigrasi, Wamen Imipas, dan Pakai Rompi KPK
Kamis, 04 Juni 2026 - 09:25 WIB
loading...
A
A
A
Pria kelahiran Tegal, 19 November 1974 yang lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Trisakti ini awalnya tidak mempunyai latar belakang di bidang militer dan pertahanan. Untuk memperdalam itu, dia menempuh pendidikan militer dan pertahanan di luar negeri, mulai dari NATO School di Jerman, Universitas Harvard, hingga Naval Postgraduate School di Amerika Serikat.
Berkat ilmu yang didapatnya, Silmy menjadi pakar bidang manajemen pertahanan dan keamanan nasional saat pulang ke Indonesia. Pada 2007-2008, Silmy menjadi Anggota Tim Supervisi Transportasi Bisnis TNI.
Kemudian pada 2008-2009, dia dipercaya menjadi Anggota Tim Nasional Pengalihan Aktivitas Bisnis TNI. Sejumlah posisi juga pernah dijabatnya seperti Staf Ahli Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga KKIP (Komite Kebijakan Industri Pertahanan), Anggota Tim Pengendali Aktivitas Bisnis TNI, Staf Khusus BKPM, Anggota Tim Pakar Manajemen Pertahanan Kementerian Pertahanan, dan Anggota Dewan Analis Strategis BIN.
Tak hanya itu, Silmy juga tercatat pernah menjabat sebagai komisaris dan direktur pada beberapa BUMN. Pada 2011-2014, dia menjadi Komisaris PT PAL Indonesia.
Kemudian, pada Desember 2014-Agustus 2016, Silmy menjadi Direktur Utama PT Pindad. Pada 2016-2018, dia dipercaya menjadi Direktur Utama PT Barata Indonesia. Pada September 2018, Silmy mengemban amanah sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel.
Berkat ilmu yang didapatnya, Silmy menjadi pakar bidang manajemen pertahanan dan keamanan nasional saat pulang ke Indonesia. Pada 2007-2008, Silmy menjadi Anggota Tim Supervisi Transportasi Bisnis TNI.
Kemudian pada 2008-2009, dia dipercaya menjadi Anggota Tim Nasional Pengalihan Aktivitas Bisnis TNI. Sejumlah posisi juga pernah dijabatnya seperti Staf Ahli Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga KKIP (Komite Kebijakan Industri Pertahanan), Anggota Tim Pengendali Aktivitas Bisnis TNI, Staf Khusus BKPM, Anggota Tim Pakar Manajemen Pertahanan Kementerian Pertahanan, dan Anggota Dewan Analis Strategis BIN.
Tak hanya itu, Silmy juga tercatat pernah menjabat sebagai komisaris dan direktur pada beberapa BUMN. Pada 2011-2014, dia menjadi Komisaris PT PAL Indonesia.
Kemudian, pada Desember 2014-Agustus 2016, Silmy menjadi Direktur Utama PT Pindad. Pada 2016-2018, dia dipercaya menjadi Direktur Utama PT Barata Indonesia. Pada September 2018, Silmy mengemban amanah sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel.
(jon)
Lihat Juga :