Profil Dadan Hindayana yang Dicopot dari Jabatan Kepala BGN
Selasa, 02 Juni 2026 - 21:22 WIB
loading...
Dadan Hindayana dicopot dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Dadan Hindayana dicopot dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional ( BGN ). Pencopotan diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Selasa (2/6/2026) malam.
"Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional. Yang pertama adalah saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ungkap Prasetyo saat konferensi pers.
Prabowo juga mencopot dua Wakil Kepala BGN yakni Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. "Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini di dalam membangun pondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.
Baca Juga: Breaking News! Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN
Prasetyo mengatakan, keputusan dari pemerintah yang sudah diambil oleh Presiden Prabowo ini didasarkan sejumlah proses evaluasi. "Kita ketahui bersama bahwa Badan Gizi Nasional memiliki peran yang sangat strategis di dalam mendukung agenda pemerintah di bidang peningkatan kualitas gizi masyarakat."
Gelar doktor (Dr. rer. Hort) ia raih dari Universitas Gottfried Wilhelm Leibniz Hannover, Jerman, dalam bidang Entomologi Terapan (1997–2000), dengan publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Sejak 1992, Dadan mengabdi sebagai Dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB dan dikukuhkan sebagai Lektor. Karier kepemimpinan Dadan Hindayana mencakup berbagai posisi strategis, seperti Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha IPB, Ketua STPK Banau Halmahera Barat, dan Konsultan lintas Kementerian.
Dadan dikenal sebagai akademisi, birokrat, dan penggerak transformasi kelembagaan dengan pengalaman luas di sektor pendidikan, pertanian, dan pembangunan sumber daya manusia.
Riwayat Jabatan
1. 2024 sampai dengan 2 Juni 2026: Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia
2. 2014 sampai dengan 2022 : Ketua STPK Banau Halmahera Barat
3. 2007 sampai dengan 2008 : Direktur Ad-interim Direktorat Kerja Sama IPB
4. 2003 sampai dengan 2008 : Direktur Direktorat Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang IPB
5. 2001 sampai dengan 2002 : Sekretaris Kantor Persiapan Implementasi Otonomi IPB
Tanda Jasa/ Penghargaan
1. Satyalancana Karya Satya XXX Tahun – Presiden RI (2023)
2. Satyalancana Karya Satya XX Tahun – Presiden RI (2019)
3. Warga Kehormatan Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan - Pengasuh Ponpes Sunan Drajat (2016)
4. Warga Kehormatan Kabupaten Halmahera Barat - Bupati Halmahera Barat (2016)
5. Satyalancana Karya Satya X - Presiden RI (2007)
6. Program Nasional Pengendalian Hama Terpadu - Menteri PPN / Bappenas (1994)
7. Food and Agriculture Organization – United Nations (1992).
"Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional. Yang pertama adalah saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ungkap Prasetyo saat konferensi pers.
Prabowo juga mencopot dua Wakil Kepala BGN yakni Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. "Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini di dalam membangun pondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.
Baca Juga: Breaking News! Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN
Prasetyo mengatakan, keputusan dari pemerintah yang sudah diambil oleh Presiden Prabowo ini didasarkan sejumlah proses evaluasi. "Kita ketahui bersama bahwa Badan Gizi Nasional memiliki peran yang sangat strategis di dalam mendukung agenda pemerintah di bidang peningkatan kualitas gizi masyarakat."
Profil Dadan Hindayana
Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat tahun 1967. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1990 sebagai lulusan terbaik Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan.Gelar doktor (Dr. rer. Hort) ia raih dari Universitas Gottfried Wilhelm Leibniz Hannover, Jerman, dalam bidang Entomologi Terapan (1997–2000), dengan publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Sejak 1992, Dadan mengabdi sebagai Dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB dan dikukuhkan sebagai Lektor. Karier kepemimpinan Dadan Hindayana mencakup berbagai posisi strategis, seperti Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha IPB, Ketua STPK Banau Halmahera Barat, dan Konsultan lintas Kementerian.
Dadan dikenal sebagai akademisi, birokrat, dan penggerak transformasi kelembagaan dengan pengalaman luas di sektor pendidikan, pertanian, dan pembangunan sumber daya manusia.
Riwayat Jabatan
1. 2024 sampai dengan 2 Juni 2026: Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia
2. 2014 sampai dengan 2022 : Ketua STPK Banau Halmahera Barat
3. 2007 sampai dengan 2008 : Direktur Ad-interim Direktorat Kerja Sama IPB
4. 2003 sampai dengan 2008 : Direktur Direktorat Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang IPB
5. 2001 sampai dengan 2002 : Sekretaris Kantor Persiapan Implementasi Otonomi IPB
Tanda Jasa/ Penghargaan
1. Satyalancana Karya Satya XXX Tahun – Presiden RI (2023)
2. Satyalancana Karya Satya XX Tahun – Presiden RI (2019)
3. Warga Kehormatan Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan - Pengasuh Ponpes Sunan Drajat (2016)
4. Warga Kehormatan Kabupaten Halmahera Barat - Bupati Halmahera Barat (2016)
5. Satyalancana Karya Satya X - Presiden RI (2007)
6. Program Nasional Pengendalian Hama Terpadu - Menteri PPN / Bappenas (1994)
7. Food and Agriculture Organization – United Nations (1992).
(zik)
Lihat Juga :