PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional

Jum'at, 22 Mei 2026 - 15:55 WIB
loading...
PKS Tekankan Peran Perempuan...
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bidang Perempuan dan Keluarga Eko Yulliarti Siroj menekankan pentingnya penguatan ekonomi keluarga sebagai fondasi kebangkitan bangsa. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bidang Perempuan dan Keluarga Eko Yulliarti Siroj menekankan pentingnya penguatan ekonomi keluarga sebagai fondasi kebangkitan bangsa. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Training for Trainer Kebangkitan Ekonomi Keluarga Pilar Kebangkitan Nasional yang digelar PKS melalui Bidang Perempuan dan Keluarga berkolaborasi dengan Bidang Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Eko menjelaskan, tema yang diangkat memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional. Kebangkitan Indonesia, kata dia, harus dimulai dari keluarga yang kuat, mandiri, dan berdaya secara ekonomi.

“Hari ini kita mengangkat tema kebangkitan ekonomi keluarga sebagai pilar kebangkitan nasional. Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa juga lahir dari keluarga-keluarga yang kuat secara ekonomi,” katanya dalam sambutannya.

Baca juga: Denny JA Nilai Prabowo Sedang Bangun Fondasi Indonesia Baru



Lebih lanjut Eko menuturkan, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang terbesar perekonomian nasional dengan kontribusi sekitar 60 hingga 65 persen. Maka itu, perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi bangsa.

“Kalau kita melihat data, konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang terbesar ekonomi nasional. Artinya, jika ibu-ibu tidak berbelanja selama seminggu saja, maka perekonomian nasional bisa terganggu,” imbuhnya.

Dia melihat perempuan hari ini tidak hanya berperan dalam mengelola rumah tangga, tetapi juga banyak yang ikut membantu menopang ekonomi keluarga. Dikatakannya bahwa ketika perempuan bergerak di bidang ekonomi, dampaknya tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga oleh seluruh anggota keluarga.

“Kalau ibu-ibu bergerak di bidang ekonomi, bukan hanya dirinya yang terbantu, tetapi seluruh keluarganya ikut terselamatkan,” jelasnya.

Dia pun memaparkan data Kementerian Sosial terkait jumlah UMKM di Indonesia pada = 2025 yang mencapai sekitar 65,5 juta unit usaha. Jumlah itu dianggap sangat besar karena mampu menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional.

Dia pun menyoroti tingginya minat generasi muda, khususnya Gen Z, terhadap isu peluang kerja dan kewirausahaan. Menurutnya, hal tersebut menjadi peluang besar bagi PKS untuk menghadirkan program pemberdayaan ekonomi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Ternyata Gen Z juga sangat menyukai isu tentang peluang kerja. Ini menjadi titik temu antara kebutuhan generasi muda dengan program-program pemberdayaan yang dilakukan PKS,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, pelatihan ini bukan yang pertama dan akan terus berlanjut dengan berbagai penguatan kapasitas, termasuk pengembangan usaha berbasis digital untuk mendukung kebangkitan ekonomi keluarga. “Ke depan akan ada pelatihan-pelatihan lanjutan tentang bagaimana membangun usaha di dunia digital sebagai upaya membangkitkan ekonomi keluarga yang pada akhirnya menjadi penunjang ekonomi nasional,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Membangun Ekosistem...
Membangun Ekosistem Haji Masa Depan: Ramah Perempuan, Lansia, Difabel dan Lingkungan
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Pendampingan PNM Mekaar...
Pendampingan PNM Mekaar Antar Perempuan UMKM Raih Prestasi Nasional
Wamen PU Apresiasi Upaya...
Wamen PU Apresiasi Upaya Astra Ciptakan Lingkungan Kerja Inklusif
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Sentuhan Empati Pemimpin...
Sentuhan Empati Pemimpin Perempuan dalam Transformasi Industri Keuangan
Rekomendasi
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Berita Terkini
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved