Imbas Selat Hormuz Ditutup, Prabowo Ungkap Banyak Negara Minta Pupuk dari Indonesia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:12 WIB
loading...
Imbas Selat Hormuz Ditutup,...
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Museum Marsinah dan rumah singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Foto: Tangkapan layar
A A A
NGANJUK - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa banyak negara di dunia saat ini kesulitan hingga panik karena gejolak perang di Timur Tengah. Dia mengaku mendapatkan laporan bahwa negara-negara lain ingin membeli beras dari Indonesia.

Prabowo mengungkapkan, penutupan Selat Hormuz akibat perang mempengaruhi banyak hal, terutama pengiriman pupuk. "Sekarang banyak negara yang kesulitan yang panik karena perang di Timur Tengah, Selat Hormuz ditutup, 20 persen BBM dunia lewat Selat Hormuz, berarti pupuk terpengaruh karena banyak pupuk berasal dari minyak dan gas pupuk dari urea, urea sangat dibutuhkan," kata Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan rumah singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Ia mengaku mendapat laporan dari Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman terkait banyaknya negara yang membeli pupuk dari Indonesia. Prabowo menyebut Indonesia kini berada di pihak yang memberi bantuan.

Baca juga: Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar Kok



"Sekarang saya dapat laporan dari Menteri Pertanian, banyak negara minta pupuk dari Indonesia. Kita tidak euforia, kita tidak sombong, tapi kita berada sekarang di pihak yang bisa memberi bantuan," ujar dia.

Ia merincikan, negara-negara yang meminta bantuan mulai Australia, Filipina, India, hingga Bangladesh. Prabowo kemudian memerintahkan jajarannya membantu negara-negara tersebut.

"Australia meminta tolong kita, kita jual ke Australia 500 ribu ton, Filipina minta ke kita, India minta ke kita, Bangladesh minta ke kita, Brasil minta ke kita. Perintah saya bantu semua," ungkapnya.

Prabowo juga menambahkan, banyak negara lain yang mau membeli beras dari Indonesia. Prabowo mengaku bangga dan berterima kasih kepada semua pihak.

"Juga banyak negara sekarang mau beli beras dari kita. Bayangkan kalau kita tidak swasembada, kalau kita tidak buru-buru beresin masalah pertanian. Terima kasih semua pihak. Untung kita punya Menteri Pertanian yang hebat karena dia memang anaknya petani," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Rekomendasi
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Banyak dari Indonesia,...
Banyak dari Indonesia, Ini 10 Daftar Kupu-Kupu Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved