Gelar YLC 8, IKA ITS Jakarta Cetak Calon Pemimpin Industri Energi
Senin, 11 Mei 2026 - 21:17 WIB
loading...
A
A
A
Di fasilitas tersebut, peserta menyaksikan langsung bagaimana Oil Clinic bekerja layaknya "dokter mesin" melalui analisis pelumas berbasis data dan teknologi presisi guna mendeteksi potensi kerusakan mesin sejak dini. Teknologi ini berperan penting dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung sistem predictive maintenance di berbagai sektor industri.
Tak hanya itu, peserta juga diperlihatkan riset pengembangan pelumas masa depan untuk kendaraan listrik, industri berat, hingga kebutuhan energi modern berbasis standar internasional.
Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah pimpinan sektor energi nasional. Antara lain Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Sigit Pranowo yang membawakan materi "Market Execution & Value Realization" yang menyoroti pentingnya konsistensi eksekusi strategi bisnis.
Sementara Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi Awang Lazuardi, alumnus Teknik Kimia ITS sekaligus anggota Dewan Pakar IKA ITS, membahas kepemimpinan dalam menghadapi ketidakpastian industri energi global melalui topik "Upstream Risk & Leadership Under Uncertainty".
Adapun Direktur Perencanaan dan Pertumbuhan Bisnis PT Pertamina Patra Niaga sekaligus Ketua Harian IKA ITS PWJR Joko Pranoto memaparkan strategi investasi dan pembangunan nilai perusahaan jangka panjang lewat sesi "Capital Project & Long-Term Strategic Planning".
Salah satu pesan yang paling menonjol dalam forum tersebut adalah pentingnya kemampuan menerjemahkan visi menjadi aksi nyata. "Execution is strategy in action" menjadi penekanan utama dalam sesi kepemimpinan YLC 8.
Tak hanya itu, peserta juga diperlihatkan riset pengembangan pelumas masa depan untuk kendaraan listrik, industri berat, hingga kebutuhan energi modern berbasis standar internasional.
Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah pimpinan sektor energi nasional. Antara lain Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Sigit Pranowo yang membawakan materi "Market Execution & Value Realization" yang menyoroti pentingnya konsistensi eksekusi strategi bisnis.
Sementara Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi Awang Lazuardi, alumnus Teknik Kimia ITS sekaligus anggota Dewan Pakar IKA ITS, membahas kepemimpinan dalam menghadapi ketidakpastian industri energi global melalui topik "Upstream Risk & Leadership Under Uncertainty".
Adapun Direktur Perencanaan dan Pertumbuhan Bisnis PT Pertamina Patra Niaga sekaligus Ketua Harian IKA ITS PWJR Joko Pranoto memaparkan strategi investasi dan pembangunan nilai perusahaan jangka panjang lewat sesi "Capital Project & Long-Term Strategic Planning".
Salah satu pesan yang paling menonjol dalam forum tersebut adalah pentingnya kemampuan menerjemahkan visi menjadi aksi nyata. "Execution is strategy in action" menjadi penekanan utama dalam sesi kepemimpinan YLC 8.
Lihat Juga :