Geopolitik Memanas, Selamat Ginting: Kemlu Harus Kuat, Kalau Perlu Ganti Menteri

Kamis, 23 April 2026 - 06:12 WIB
loading...
Geopolitik Memanas,...
Pengamat militer Selamat Ginting. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Pengamat militer Selamat Ginting menilai kondisi geopolitik yang sedang panas menuntut Kementerian Luar Negeri (Kemlu) harus kuat. Bahkan, jika perlu Presiden Prabowo Subianto mengganti Menteri Luar Negeri ( Menlu ).

"Kalau perlu ganti Menteri Luar Negerinya, cari yang kapabel, cakap, memang dia background-nya diplomat, begitu. Jaringannya kuat, harus seperti itu," ujar Selamat Ginting dalam siniar atau podcast To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Kamis (23/4/2026).

Ginting menambahkan, kita pernah punya Menlu yang cukup dipandang di dunia internasional seperti Adam Malik, Ali Alatas, dan Retno Marsudi. Selain itu, Indonesia juga pernah memiliki Menlu sekelas Mochtar Kusumaatmadja.

Baca Juga: Pengamat Militer Sarankan Prabowo Bikin Kabinet Perang

"Jadi, kalau nggak dikenal di komunitas, elu siape? Sama kayak kita di kalangan wartawan, tiba-tiba ada orang ngaku wartawan, lo wartawan di mana, nggak kenal, males juga (ngomong)," kata Ginting.

Selain itu, lanjut pengamat berlatar belakang wartawan ini, kementerian yang juga perlu dievaluasi adalah di bidang ekonomi, termasuk energi.



"Saya sebenarnya kecewa kemarin ketika Presiden mengumpulkan para menteri dan eselon I, yang dimunculkan di media massa hanya taklimat Presiden. Kenapa tidak diungkapkan laporan para menteri itu. Kalau laporan menteri-menteri itu diungkapkan, jadi kami orang-orang kampus, pengamat, bisa menilai, membandingkan, kita memberikan opsi," ujar Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) ini.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Pertemuan Istana Elysee,...
Pertemuan Istana Elysee, Denny JA: Macron-Prabowo Arsitek Poros Baru Negara Menengah
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Rekomendasi
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Berita Terkini
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
DPR Dorong Penguatan...
DPR Dorong Penguatan BPKH untuk Optimalkan Investasi Dana Haji
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved