Nasib 2 Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Kemlu Terus Koordinasi dengan Otoritas Iran

Minggu, 19 April 2026 - 17:07 WIB
loading...
Nasib 2 Kapal Pertamina...
Dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Pertamina Pride dan Gamsunoro masih tertahan di kawasan Teluk Arab menyusul dinamika keamanan di Selat Hormuz. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Pertamina Pride dan Gamsunoro masih tertahan di kawasan Teluk Arab menyusul dinamika keamanan di Selat Hormuz . Meski sempat ada sinyal pembukaan jalur perdagangan laut oleh Iran, kini jalur strategis tersebut dikabarkan kembali ditutup.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan pemerintah terus bergerak cepat untuk memastikan kelancaran dan keamanan aset negara serta kru kapal yang berada di wilayah tersebut. KBRI Tehran bersama PT Pertamina International Shipping juga terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait.

Baca juga: Dua Kapal Tanker Pertamina Masih Tertahan, Dubes Iran: Ada Protokol Ketat di Selat Hormuz

Juru Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang mengatakan, situasi di kawasan tersebut sedang dalam pengawasan ketat pemerintah. “Pemerintah Indonesia terus memantau secara cermat perkembangan situasi di kawasan, termasuk Selat Hormuz melalui koordinasi dengan KBRI Tehran serta otoritas dan mitra terkait,” ujar Yvonne, Minggu (19/4/2026).

Upaya diplomasi dan koordinasi teknis terus dilakukan agar kedua kapal segera melanjutkan pelayaran dengan aman. “Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tehran bersama PT Pertamina International Shipping (PIS) juga terus berkoordinasi dengan para pihak terkait di Iran untuk mendukung kelancaran perlintasan kapal Indonesia,” kata Yvonne.

Meskipun komunikasi terus berjalan, proses di lapangan tidaklah sederhana. Ada berbagai prosedur yang harus dipenuhi sebelum kapal diizinkan melintas kembali, terutama di tengah situasi geopolitik yang fluktuatif.

“Terdapat sejumlah aspek teknis dan mekanisme operasional di lapangan yang masih perlu diperhatikan,” ucapnya.

Yvonne menuturkan fokus utama saat ini bukan sekadar kelancaran distribusi logistik melainkan perlindungan terhadap warga negara Indonesia yang bertugas di kapal tersebut. “Keselamatan awak kapal dan keamanan kapal serta seluruh muatannya menjadi prioritas pemerintah Indonesia,” katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Rekomendasi
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved