1 Prajurit UNIFIL dari Perancis Gugur di Lebanon, Kemlu Buka Suara
Minggu, 19 April 2026 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
"Indonesia terus menyampaikan kekhawatirannya dengan adanya serangan terus menerus terhadap UNIFIL. Pasukan pemelihara keamanan tidak boleh menjadi sasaran serangan; aksi tersebut dapat dianggap sebagai kejahatan perang," kata Kemlu RI.
"Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. Indonesia kembali menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat pelindungan bagi pasukan perdamaian PBB, sebagaimana tercermin dalam Pernyataan Bersama tentang Keselamatan dan Keamanan Personel PBB pada 9 April 2026," pungkasnya.
Sekadar informasi, serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL kembali terjadi di Lebanon, Sabtu (18/4/2026). Akibatnya, seorang tentara Prancis gugur dan tiga lainnya luka-luka dalam peristiwa tersebut.
UNIFIL dalam keterangannya mengatakan pasukan tersebut diserang saat membersihkan amunisi peledak di sepanjang jalan di Desa Ghandouriyeh. UNIFIL menyebut pasukan itu menjadi sasaran tembakan senjata ringan oleh aktor non-negara.
"Kami menyampaikan dukacita yang tulus kepada keluarga, teman, dan rekan kerja dari penjaga perdamaian pemberani yang kehilangan nyawanya dalam tugas menjaga perdamaian. Doa dan harapan kami menyertai pemulihan yang cepat dan sempurna bagi para penjaga perdamaian yang terluka," demikian keterangan tersebut.
"Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. Indonesia kembali menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat pelindungan bagi pasukan perdamaian PBB, sebagaimana tercermin dalam Pernyataan Bersama tentang Keselamatan dan Keamanan Personel PBB pada 9 April 2026," pungkasnya.
Sekadar informasi, serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL kembali terjadi di Lebanon, Sabtu (18/4/2026). Akibatnya, seorang tentara Prancis gugur dan tiga lainnya luka-luka dalam peristiwa tersebut.
UNIFIL dalam keterangannya mengatakan pasukan tersebut diserang saat membersihkan amunisi peledak di sepanjang jalan di Desa Ghandouriyeh. UNIFIL menyebut pasukan itu menjadi sasaran tembakan senjata ringan oleh aktor non-negara.
"Kami menyampaikan dukacita yang tulus kepada keluarga, teman, dan rekan kerja dari penjaga perdamaian pemberani yang kehilangan nyawanya dalam tugas menjaga perdamaian. Doa dan harapan kami menyertai pemulihan yang cepat dan sempurna bagi para penjaga perdamaian yang terluka," demikian keterangan tersebut.
(rca)
Lihat Juga :