Dilaporkan JK ke Bareskrim, Rismon Sianipar Ngaku Jadi Korban AI

Rabu, 15 April 2026 - 20:30 WIB
loading...
Dilaporkan JK ke Bareskrim,...
Rismon Sianipar bersama kuasa hukumnya di Polda Metro Jaya, Rabu (15/4/2026). Foto: Ari Sandita
A A A
JAKARTA - Ahli Forensik Rismon Sianipar merespons langkah Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) melaporkan dirinya ke Bareskrim Polri pada Rabu (8/4/2026). Selain itu, JK juga melaporkan empat akun YouTube.

JK mengatakan laporan tersebut terkait tuduhan yang dilayangkan kepadanya bahwa dirinya mendanai Roy Suryo Cs sebesar Rp5 miliar untuk mengurus isu ijazah palsu Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menanggapi hal tersebut, Rismon mengaku menjadi korban artificial intelligence (AI) atas video yang dipersoalkan JK. Pasalnya, video tersebut merupakan editan kecerdasan buatan atau AI, sehingga pembuat video itulah yang harusnya bertanggung jawab atas isi video tersebut.

"Video yang beredar hasil rekayasa AI dari video saya di kanal YouTube Balige Academy. Video tersebut direkam 11 Maret 2026, sebelum saya ke Solo bertemu Pak Joko Widodo. Video yang beredar sudah dimodifikasi menggunakan AI, saya adalah korban," ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, video tentang JK yang disebut-sebut menjadi pendana Roy Suryo Cs dalam kasus ijazah Jokowi itu hasil rekayasa AI. "Pihak kepolisian perlu melakukan penelusuran forensik digital untuk mengetahui siapa yang pertama kali membuat dan menyebarkan. Saya tidak bertanggung jawab atas isi video hasil rekayasa tersebut," tuturnya.

Dia menerangkan, polisi harus menelusuri siapa orang yang membuat video AI tersebut dan menyebarkannya ke media sosial. Dia tidak bertanggung jawab atas video yang dipersoalkan JK tersebut lantaran bukan dia yang membuat atau mengedit video itu menggunakan AI.

Baca juga: JK Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Soal Tudingan Bayar Roy Suryo Rp5 Miliar



"Karena saya sudah pastikan originalitas itu yang merupakan faktor utama dalam digital forensik. Maka, saya tidak bertanggung jawab untuk mengklarifikasi isinya, biarkanlah yang membuat itu," terangnya.

"Dalam digital forensik adalah yang paling penting adalah originalitas daripada sumbernya. Lah kalau sumbernya saja di YouTube saya tanggal 11 Maret Baligae academy, terus ya jelas saya tidak terkait apa pun, saya tidak membuat, memproduksi, apalagi mengatakan itu didalamnya," jelas Rismon lagi.

Dia meminta, polisi segera menciduk pelaku pembuatan video AI tersebut. Selama ini, dia mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan JK, apalagi menuding JK ataupun elite politik lainnya sebagai orang yang mendanai Roy Suryo Cs karena dia hanyalah rakyat biasa.

"Segera tangkap orang yang memproduksinya. Waduh, siapalah saya bisa berkomunikasi dengan Pak JK, Pak JK adalah bapak bangsa, saya hanya rakyat jelata dalam segala macam pembicaran saya, saya tidak pernah menyebut satupun elite politik, elite bangsa ini," katanya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Rekomendasi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved