Pernyataan JK Dinilai Tidak Tepat dan Berpotensi Sesatkan Pemahaman Publik
Minggu, 12 April 2026 - 22:59 WIB
loading...
A
A
A
Dia melanjutkan, diskursus mengenai konflik dan agama diharapkan tetap berpijak pada fakta yang akurat serta tidak menimbulkan generalisasi yang berpotensi memperkeruh situasi di masyarakat.
Juru Bicara (Jubir) Jusuf Kalla, Husain Abdullah menjelaskan saat berpidato di Masjid UGM pada Kamis (5/3/2026) JK menceritakan pengalamannya bagaimana menyelesaikan konflik Poso dan Ambon yang bernuansa SARA. “JK menceritakan kedua pihak yang bertikai saat itu sulit untuk dihentikan karena menggunakan jargon agama sebagai alasan pembenar,” kata Husain Abdullah kepada SindoNews, Minggu (12/4/2026).
“Karena itu, untuk mendamaikan kedua pihak baik Islam maupun Kristen yang bertikai, perlu diluruskan pandangannya yang menganggap mereka sedang terlibat perang suci dan masuk surga jika membunuh dan dibunuh,” kata pria yang akrab disapa Uceng ini.
Dia menambahkan, pada suatu kesempatan tatap muka dengan pelaku konflik dan tokoh masyarakat di Poso dan Ambon, JK menegaskan, "kalian semua akan masuk neraka jika saling membunuh, bukan masuk surga. Tidak ada agama yang mengajarkan bahwa saling membunuh seperti yang sedang berlangsung saat itu, pelakunya masuk masuk surga."
“Dengan penegasan ini, mendorong kedua pihak bersedia untuk berunding dan menyelesaikan konflik, yang dimediasi langsung oleh M. Jusuf Kalla,” pungkasnya.
Klarifikasi Jubir Jusuf Kalla
Juru Bicara (Jubir) Jusuf Kalla, Husain Abdullah menjelaskan saat berpidato di Masjid UGM pada Kamis (5/3/2026) JK menceritakan pengalamannya bagaimana menyelesaikan konflik Poso dan Ambon yang bernuansa SARA. “JK menceritakan kedua pihak yang bertikai saat itu sulit untuk dihentikan karena menggunakan jargon agama sebagai alasan pembenar,” kata Husain Abdullah kepada SindoNews, Minggu (12/4/2026).
“Karena itu, untuk mendamaikan kedua pihak baik Islam maupun Kristen yang bertikai, perlu diluruskan pandangannya yang menganggap mereka sedang terlibat perang suci dan masuk surga jika membunuh dan dibunuh,” kata pria yang akrab disapa Uceng ini.
Dia menambahkan, pada suatu kesempatan tatap muka dengan pelaku konflik dan tokoh masyarakat di Poso dan Ambon, JK menegaskan, "kalian semua akan masuk neraka jika saling membunuh, bukan masuk surga. Tidak ada agama yang mengajarkan bahwa saling membunuh seperti yang sedang berlangsung saat itu, pelakunya masuk masuk surga."
“Dengan penegasan ini, mendorong kedua pihak bersedia untuk berunding dan menyelesaikan konflik, yang dimediasi langsung oleh M. Jusuf Kalla,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :