Emil Salim Usul Lawan Corona Jangan Gerilya, tapi Perang Total

Sabtu, 19 September 2020 - 01:18 WIB
loading...
Emil Salim Usul Lawan...
Ekonom senior dan tokoh lingkungan, Emil Salim. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mengubah strategi pemberantasan virus Corona (Covid-19) . Perang terhadap virus asal Wuhan ini dinilai harus offensif dan total.

Ekonom dan tokoh lingkungan, Emil Salim meminta pemerintah untuk melakukan serangkaian tes, penelusuran lalu penanganan Covid-19 atau test-trace-treat Covid di setiap kabupaten.

Cara terebut dinilai mantan Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup ini untuk mengetahui posisi musuh dalam memerangi Covid-19.

"Untuk tahu posisi musuh kita dalam perang-Covid ini, bisakah Pemerintah lebih gencarkan “Test-trace-treat covid” di tiap kabupaten agar 'perang gerilya' gaya kini bisa ditingkatkan jadi 'perang offensif total berantas Virus” habis-habis-habisan sambil menanti bom vaccine?" kata Emil melalui akun Twitternya, @emilsalim2020, Jumat 18 September 2020.(Baca juga: Luhut Targetkan Januari 2021 Sebanyak 100 Juta Penduduk Divaksinasi Covid-19 )

Usulan Emil Salim menuai komentar netizen. Sebagian besar mendukung usulannya agar penanganan Covid-19 di Indonesia lebih terukur.

Salah satunya komentar dari pemilik akun Twitter @NdoroBambung. "Mohon didorong agar pempus dan pemda busa pengadaan PCR Set, analis dan Lab nya.. Semakin bnyk PCR pemerintah, maka harga di pihak swasta bisa ditekan sampai 400 ribu per sample PCR. Baru didorong lagi untuk rekrut relawan test tracing isolate.. Mudah-mudahan menang versus Covid ini," cuitnya.(Baca juga: Brigjen Pol Setyo Budiyanto Terpilih Menjadi Direktur Penyidikan KPK )
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Varian JN.1 Picu Lonjakan...
Varian JN.1 Picu Lonjakan Drastis Kasus Covid-19 di Asia
Rekomendasi
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Berita Terkini
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved