Bakal Dilaporkan ke Polisi, Saiful Mujani: Yang Ideal, Opini Dibalas Opini

Kamis, 09 April 2026 - 11:16 WIB
loading...
Bakal Dilaporkan ke...
Pendiri SMRC Saiful Mujani menanggapi santai adanya sejumlah masyarakat yang ingin melaporkannya ke polisi buntut pernyataannya yang menyinggung upaya untuk menggulingkan Presiden Prabowo Subianto. Foto: saifulmujani.com
A A A
JAKARTA - Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani menanggapi santai adanya sejumlah masyarakat yang ingin melaporkannya ke polisi buntut pernyataannya yang menyinggung upaya untuk menggulingkan Presiden Prabowo Subianto. Dia justru mempersilakan.

"Monggo itu sah," kata Saiful saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (9/4/2026).

Kendati demikian, Guru Besar Ilmu Politik UIN Jakarta ini menilai, idealnya opini dibalas dengan opini, bukan melibatkan instrumen negara seperti kepolisian.

Baca juga: Viva Yoga Anggap Omongan Saiful Mujani seperti Buih di Lautan



"Yang ideal, opini dan sikap dibalas dengan opini dan sikap juga. Enggak usah bawa-bawa negara," tegas Saiful.

Meski begitu, ia tak masalah dengan rencana pelaporan tersebut. Hanya saja, Saiful menilai pelaporan itu tidaklah ideal.

"Tetapi boleh aja sih. Cuma tidak ideal," pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah simpul relawan Presiden Prabowo Subianto berencana melaporkan pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saiful Mujani dan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi ke polisi. Keduanya akan dilaporkan buntut pernyataan "jatuhkan Prabowo" di sebuah acara.

Ketua Presidium Kebangsaan 08 dan Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H Kurniawan menjelaskan, pihaknya akan melayangkan laporan lantaran Saiful dan Islah berupaya mengajak, menghasut dan menyebarkan kebencian kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Karena mereka inilah mengajak banyak orang untuk turun ke jalan menggulingkan pemerintahan sah. Ya, jadi untuk sementara itu baru dua orang yang akan kita laporkan yaitu Saudara Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, ya," ujar Kurniawan di Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

Baginya, sikap Saiful dan Islah merupakan tindakan yang tak elok dan tak patut terjadi di negara demokrasi. Dia menegaskan, Indonesia tak mengenal istilah kudeta atau makar.

"Saya yakin memang dari tokoh-tokoh ini ya orangnya itu-itu saja, yang tidak bisa move on, tidak bisa menerima kekalahan dari Pilpres 2024, ya," kata Kurniawan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Rekomendasi
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Berita Terkini
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved