Saksi Ungkap Setoran Urus Sertifikat K3 Capai Rp100 Juta Setiap Tahun
Senin, 06 April 2026 - 23:36 WIB
loading...
A
A
A
"Sebelumnya berapa?" tanya jaksa.
"Seingat saya dulu pernah diajarkan oleh pimpinan saya sebelumnya itu awalnya Rp500 ribu, setelah kami keberatan karena terlalu mahal, akhirnya dinego turun menjadi Rp250 ribu," jawab Rony lagi.
Bahkan, Rony mengaku penyerahan uang itu dilakukan tunai. Jaksa sempat mencecar berapa rata-rata uang yang disetorkan setiap tahun.
Adapun Rony menjawab bahwa pada tahun 2024, uang Rp100 juta disetor ke Kementerian Ketenagakerjaan. Kemudian, nilai yang sama juga disetornya pada tahun 2023.
"Jadi rata-rata berapa yang Saudara serahkan?" tanya jaksa.
"Kalau seingat saya yang tahun kemarin, dalam satu tahun Pak kalkulasinya. Tahun 2024 seingat saya sekitar Rp100 jutaan," jawab Rony.
"Di 2023?" tanya jaksa.
"Kurang lebih hampir sama Pak," jawab Rony.
Sebagai informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Immanuel Ebenezer (Noel) menjadi tersangka dalam perkara rasuah pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kemenaker.
Perkara itu bermula dari tenaga kerja atau buruh pada bidang dan spesifikasi tertentu yang diwajibkan memiliki sertifikasi K3 dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman sehingga meningkatkan produktivitas pekerja.
Belakangan KPK menemukan bahwa tarif sertifikasi K3 sebesar Rp275.000 justru tidak sesuai. Fakta di lapangan justru menunjukkan pekerja atau buruh harus mengeluarkan biaya hingga Rp6 juta untuk penerbitan sertifikasi itu.
11 tersangka dalam perkara ini:
"Seingat saya dulu pernah diajarkan oleh pimpinan saya sebelumnya itu awalnya Rp500 ribu, setelah kami keberatan karena terlalu mahal, akhirnya dinego turun menjadi Rp250 ribu," jawab Rony lagi.
Bahkan, Rony mengaku penyerahan uang itu dilakukan tunai. Jaksa sempat mencecar berapa rata-rata uang yang disetorkan setiap tahun.
Adapun Rony menjawab bahwa pada tahun 2024, uang Rp100 juta disetor ke Kementerian Ketenagakerjaan. Kemudian, nilai yang sama juga disetornya pada tahun 2023.
"Jadi rata-rata berapa yang Saudara serahkan?" tanya jaksa.
"Kalau seingat saya yang tahun kemarin, dalam satu tahun Pak kalkulasinya. Tahun 2024 seingat saya sekitar Rp100 jutaan," jawab Rony.
"Di 2023?" tanya jaksa.
"Kurang lebih hampir sama Pak," jawab Rony.
Sebagai informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Immanuel Ebenezer (Noel) menjadi tersangka dalam perkara rasuah pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kemenaker.
Perkara itu bermula dari tenaga kerja atau buruh pada bidang dan spesifikasi tertentu yang diwajibkan memiliki sertifikasi K3 dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman sehingga meningkatkan produktivitas pekerja.
Belakangan KPK menemukan bahwa tarif sertifikasi K3 sebesar Rp275.000 justru tidak sesuai. Fakta di lapangan justru menunjukkan pekerja atau buruh harus mengeluarkan biaya hingga Rp6 juta untuk penerbitan sertifikasi itu.
11 tersangka dalam perkara ini:
Lihat Juga :