Ada Duit Setan Terungkap di Sidang Kasus Korupsi K3 Noel Ebenezer Cs
Senin, 06 April 2026 - 21:22 WIB
loading...
A
A
A
"Ada lampiran bon, cash uang di brankas. Maksudnya gimana nih biasanya yang saudara ketahui?" tanya JPU.
"Jadi kami kan harus ambil cash (tunai) itu, Pak," ungkap Vera.
"Ini disposisi apa ini tulisan? Tulisan siapa ini, Bu?" tanya JPU.
"Itu tulisan Direktur Utama kami," jawab Vera.
"Uang ada di brankas begitu?" tanya jaksa lagi.
"Jadi bapak lihat ini ya, cash uang ada di brankas, ke Kemenaker tanggal 5 bulan 1 2023 itu tulisan orang finance. Kemudian ada tulisan 'Duit Setan', itu tulisan Direktur Utama," ungkap Vera.
Jaksa juga menanyakan maksud tulisan tersebut, namun Vera mengaku tidak mengetahui secara pasti. Ia mengaku hanya sempat menyatakan keberatan atas tulisan duit setan itu.
"Tulisannya 'Duit Setan' begitu ya? Saya baru bisa baca ini tadi. Saudara bisa baca ini ya?" tanya jaksa.
"Bisa, Pak," jawab Vera.
"Kenapa ditulis 'Duit Setan' Bu?" tanya jaksa.
"Ya sebetulnya kami keberatan, Pak." tandas Vera.
Sebagai informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (Noel) menjadi tersangka dalam perkara rasuah pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kemenaker.
Perkara itu bermula dari tenaga kerja atau buruh pada bidang dan spesifikasi tertentu yang diwajibkan memiliki sertifikasi K3 dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman sehingga meningkatkan produktivitas pekerja.
Belakangan KPK menemukan bahwa tarif sertifikasi K3 sebesar Rp275.000 justru tidak sesuai. Fakta di lapangan justru menunjukkan pekerja atau buruh harus mengeluarkan biaya hingga Rp6 juta untuk penerbitan sertifikasi itu.
"Jadi kami kan harus ambil cash (tunai) itu, Pak," ungkap Vera.
"Ini disposisi apa ini tulisan? Tulisan siapa ini, Bu?" tanya JPU.
"Itu tulisan Direktur Utama kami," jawab Vera.
"Uang ada di brankas begitu?" tanya jaksa lagi.
"Jadi bapak lihat ini ya, cash uang ada di brankas, ke Kemenaker tanggal 5 bulan 1 2023 itu tulisan orang finance. Kemudian ada tulisan 'Duit Setan', itu tulisan Direktur Utama," ungkap Vera.
Jaksa juga menanyakan maksud tulisan tersebut, namun Vera mengaku tidak mengetahui secara pasti. Ia mengaku hanya sempat menyatakan keberatan atas tulisan duit setan itu.
"Tulisannya 'Duit Setan' begitu ya? Saya baru bisa baca ini tadi. Saudara bisa baca ini ya?" tanya jaksa.
"Bisa, Pak," jawab Vera.
"Kenapa ditulis 'Duit Setan' Bu?" tanya jaksa.
"Ya sebetulnya kami keberatan, Pak." tandas Vera.
Sebagai informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (Noel) menjadi tersangka dalam perkara rasuah pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kemenaker.
Perkara itu bermula dari tenaga kerja atau buruh pada bidang dan spesifikasi tertentu yang diwajibkan memiliki sertifikasi K3 dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman sehingga meningkatkan produktivitas pekerja.
Belakangan KPK menemukan bahwa tarif sertifikasi K3 sebesar Rp275.000 justru tidak sesuai. Fakta di lapangan justru menunjukkan pekerja atau buruh harus mengeluarkan biaya hingga Rp6 juta untuk penerbitan sertifikasi itu.
Lihat Juga :