Reisa Sebut Lebih dari 1.000 Klaster Covid-19 Ditemukan Selama Pandemi

Jum'at, 18 September 2020 - 20:42 WIB
loading...
Reisa Sebut Lebih dari...
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan dalam penanganan Covid-19. Foto/SIINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan dalam penanganan Covid-19, pemerintah terus melakukan 3T yakni tracing, testing dan treatment. Dia mengatakan untuk tracing, hingga kini sudah ditemukan lebih dari 1.000 klaster penularan.

“Dalam konteks tracing atau pelacakan, jajaran Kemenkes sudah menemukan lebih dari 1.000 klaster di seluruh Indonesia. Klaster adalah kelompok penularan lokal yang berkaitan dengan rantai penyebaran. Klaster dapat terjadi di rumah, tempat kerja, atau di tempat kerumunan lainnya,” katanya saat konferensi pers di kantor presiden, Jumat (18/9/2020). (Baca juga: Bertambah 114 Orang, Total 9.336 Orang Meninggal Akibat Covid-19)

Sementara itu untuk testing, dia mengatakan sudah lebih dari 2,8 juta spesimen yang diperiksa. Dimana spesimen tersebut berasal dari 1,6 juta orang. “Ketika satu orang diperiksa, dia bisa memiliki lebih dari satu spesimen. Itu sebabnya jumlah spesimen dan orang itu bisa berbeda,” ujarnya.

Menurutnya jumlah testing per hari pun terus mengalami peningkatan. “Data Kemenkes telah mencatat lebih dari 10.000 tes per 1 juta penduduk. Tentunya kami atas nama pemerintah menyampaikan apresiasi dan terima kasih bagi semua pihak,” ungkapnya. (Baca juga: Luhut Targetkan Januari 2021 Sebanyak 100 Juta Penduduk Divaksinasi Covid-19)

Sementara untuk treatment, Reisa mengatakan penanganan pasien Covid-19 terus diupayakan dengan memberikan pelayanan yang terbaik. “Sehingga diharapkan tingkat kesembuhan pasien akan semakin membaik. Mengingat pola perawatan di berbagai fasilitas kesehatan sudah dilakukan secara optimal,” katanya. dita angga
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
WHO Sebut Tren Kerja...
WHO Sebut Tren Kerja Jarak Jauh Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Pekerja
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Rekomendasi
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
Berita Terkini
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
Infografis
Penyebab Punahnya Harimau...
Penyebab Punahnya Harimau Bali Lebih Tragis dari Harimau Jawa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved