Jejak Tapak Syamsul Auliya Rachman, dari Ajudan, Wabup hingga Jadi Bupati Cilacap lalu Ditangkap KPK
Jum'at, 13 Maret 2026 - 18:22 WIB
loading...
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman ditangkap oleh KPK dalam OTT. Penangkapan Syamsul Auliya Rachman dikonfirmasi Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Penangkapan Syamsul Auliya Rachman dikonfirmasi Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.
"Benar (ditangkap)," kata Fitroh saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis pada Jumat (13/3/2026). Fitroh belum menjelaskan lebih mendetail perihal OTT yang dimaksud. Termasuk berapa orang yang tertangkap hingga barang bukti yang disita.
Baca juga: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Kali Ini Giliran Bupati Cilacap
KPK memiliki waktu 1x24 untuk menentukan status hukum mereka yang terjaring OTT. Lantas siapa sosok Syamsul Auliya Rachman?
Syamsul Auliya Rachman yang lahir pada 30 November 1985 dilantik menjadi Bupati Cilacap periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta pada 20 Februari 2025.
Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (2004-2008) ini terjun ke politik dan saat ini menjadi Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021-2026.
Baca juga: Total KPK Tangkap 27 Orang terkait OTT Bupati Cilacap
Kariernya dimulai saat menjadi ajudan Bupati Cilacap 2009-2012, Tatto Suwarto Pamuji. Kemudian dia menjadi Kasi Trantibum Kecamatan Kedungreja hingga Kasubag Otonomi Daerah.
Karier politiknya moncer setelah digandeng Tatto Suwarto Pamuji menjadi Calon Wakil Bupati di Pilkada 2017. Pasangan Tatto Suwarto Pamuji-Syamsul Auliya Rachman akhirnya berhasil menang dan memimpin Cilacap pada 2017–2022.
Selanjutnya pada Pillada 2024, Syamsul Auliya Rachman maju sebagai Calon Bupati Cilacap dengan menggandeng kader Golkar, Ammy Amalia Fatma Surya sebagaiCalon Wakil Bupati Cilacap.
Pasangan ini akhirnya menang dan memimpin Cilacap masa jabatan 2025–2030 dengan meraih 414.533 suara atau 43,81%. Namun baru setahun menjabat sebagai Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman kena OTT KPK.
"Benar (ditangkap)," kata Fitroh saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis pada Jumat (13/3/2026). Fitroh belum menjelaskan lebih mendetail perihal OTT yang dimaksud. Termasuk berapa orang yang tertangkap hingga barang bukti yang disita.
Baca juga: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Kali Ini Giliran Bupati Cilacap
KPK memiliki waktu 1x24 untuk menentukan status hukum mereka yang terjaring OTT. Lantas siapa sosok Syamsul Auliya Rachman?
Syamsul Auliya Rachman yang lahir pada 30 November 1985 dilantik menjadi Bupati Cilacap periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta pada 20 Februari 2025.
Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (2004-2008) ini terjun ke politik dan saat ini menjadi Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021-2026.
Baca juga: Total KPK Tangkap 27 Orang terkait OTT Bupati Cilacap
Kariernya dimulai saat menjadi ajudan Bupati Cilacap 2009-2012, Tatto Suwarto Pamuji. Kemudian dia menjadi Kasi Trantibum Kecamatan Kedungreja hingga Kasubag Otonomi Daerah.
Karier politiknya moncer setelah digandeng Tatto Suwarto Pamuji menjadi Calon Wakil Bupati di Pilkada 2017. Pasangan Tatto Suwarto Pamuji-Syamsul Auliya Rachman akhirnya berhasil menang dan memimpin Cilacap pada 2017–2022.
Selanjutnya pada Pillada 2024, Syamsul Auliya Rachman maju sebagai Calon Bupati Cilacap dengan menggandeng kader Golkar, Ammy Amalia Fatma Surya sebagaiCalon Wakil Bupati Cilacap.
Pasangan ini akhirnya menang dan memimpin Cilacap masa jabatan 2025–2030 dengan meraih 414.533 suara atau 43,81%. Namun baru setahun menjabat sebagai Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman kena OTT KPK.
(shf)
Lihat Juga :